Jadwal Kelas Training Value Investing: Amaris Hotel Thamrin City, Jakarta, Sabtu 1 April 2017. Keterangan selengkapnya baca disini.

Bukit Asam (PTBA)

Pada hari ini, Jumat tanggal 25 Juli 2014, mulai terdapat banyak emiten yang merilis laporan keuangannya untuk periode Kuartal II 2014, baik itu melalui website BEI maupun koran. Sayangnya sebagian besar diantara mereka mencatat kinerja yang mengecewakan, jika ukurannya adalah laba bersihnya yang tumbuh negatif alias turun. Meski demikian ada satu emiten yang mencuri perhatian karena kenaikan labanya yang menonjol, yakni lebih dari 30%, dan emiten itu adalah PT Bukit Asam (PTBA). Perusahaan batubara ini mungkin mewakili kinerja sektor batubara secara keseluruhan yang memang mulai menggeliat kembali pada tahun 2014 ini, setelah dua tahun sebelumnya cenderung lesu. Prospek kedepan?

Chitose International

Apa yang terlintas di kepala anda ketika mendengar kata ‘Chitose’? Kalau penulis sih, saya langsung teringat dengan kursi-kursi lipat yang suka ada di acara-acara kondangan. Dan Chitose International (CINT) adalah memang merupakan perusahaan produsen kursi lipat (folding chair) paling terkemuka di Indonesia. Namun pada saat ini CINT tidak hanya membuat kursi lipat saja, melainkan membuat berbagai produk furniture umum untuk dijual ke perusahaan event organizer (untuk mereka sewakan ke acara pernikahan dll), gedung-gedung kantor, residensial, hotel, restoran, sekolah, hingga rumah sakit. Untuk kedepannya perusahaan masih memiliki sejumlah rencana pengembangan usaha, dimana kebutuhan dananya diperoleh dari IPO-nya pada bulan Juni 2014 kemarin.

Antara Pajak, Inflasi, dan Return Investasi

Apa itu inflasi? Saya yakin teman-teman akan setuju jika inflasi diartikan sebagai meningkatnya harga-harga secara umum dan terus menerus. Tapi menurut saya itu hanya mitos. Inflasi menurut saya adalah cara pemerintah menarik pajak dari rakyatnya dengan cara mencetak uang baru sehinga jumlah uang yang beredar lebih banyak dari jumlah barang yang beredar.

Cipaganti Citra Graha

Setelah mengalami keterlambatan pembayaran bunga, plus juga gagal mengembalikan modal pokok milik para investor selama beberapa bulan, pihak penegak hukum akhirnya turun tangan terhadap kasus Koperasi Cipaganti. Tidak tanggung-tanggung, kemarin Polda Jabar menetapkan status tersangka kepada tiga orang sekaligus. Mereka adalah Andianto Setiabudi, Julia Sri Redjeki, dan Yulinda Tjendrawati, yang merupakan pengurus utama koperasi yang masih satu keluarga. Karena ketiga figur ini merupakan juga anggota manajemen langsung dari Cipaganti Citra Graha (CPGT), dalam hal ini sebagai presiden direktur, presiden komisaris, dan komisaris, maka jadilah saham CPGT kena imbasnya dan sempat jatuh hingga ke posisi 54, atau turun lebih dari 70% dibanding harga IPO-nya yakni 190, sebelum kemudian naik lagi ke posisinya saat ini yakni 72.

Akhirnya! Jokowi!

Hari ini, Rabu, tanggal 9 Juli 2014 pukul 16.00, berdasarkan data quick count yang ditampilkan oleh Bloomberg TV (stasiun televisi yang, menurut penulis, boleh dikatakan netral dalam Pilpres kali ini), pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden nomor urut dua, yakni Joko Widodo dan Jusuf Kalla, atau disingkat Jokowi-JK, unggul dalam Pilpres 2014 dengan mengantongi 52.9% suara, berbanding pasangan Prabowo-Hatta yang hanya memperoleh 47.1% suara. Meski kemenangan ini terbilang sangat tipis, dan data quick count yang ditampilkan oleh stasiun televisi lain ada juga yang justru memenangkan Prabowo, namun sebagian besar data hasil quick count lebih berpihak pada Jokowi.

Polling: Prabowo, atau Jokowi? (Forum)

Untuk minggu ini kalau kita bahas soal saham apapun, maka rasa-rasanya itu tidak akan menarik mengingat pandangan, fokus, dan pikiran semua orang tertuju pada Pilpres tanggal 9 Juli mendatang, yang tinggal hitungan hari lagi. Bahkan kalau anda ketemu dengan calon investor dari luar negeri sana, maka yang mereka tanyakan bukan 'Saham apa yang bagus?', melainkan, 'Siapa Presiden yang akan terpilih?'