Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2022

Skepticism Rule: Kunci Profit Konsisten Dari Saham

Gambar
Warren Buffett (WB) pernah mengatakan, Rule No.1, never lose money, and Rule No.2, don’t forget rule No.1 . Penulis sendiri perlu beberapa tahun sebelum akhirnya mengerti maksud WB dengan pernyataannya tersebut, jadi biar saya tulis lagi rule  diatas dalam bahasa yang lebih mudah dimengerti: Dalam berinvestasi, kita harus fokus pada upaya meminimalisir risiko agar tidak terjadi kerugian, di mana jika kita bisa melakukan itu dengan baik maka profit akan datang dengan sendirinya. Investor terutama pemula seringkali berusaha untuk memaksimalkan profit tapi lupa soal faktor risiko ini, dan alhasil ia kemudian membeli saham-saham berisiko tinggi lalu menderita rugi besar dari situ. Disisi lain, ini bukan berarti kita tidak boleh rugi sama sekali, karena itu tidak mungkin, di mana WB sendiri tidak jarang jual saham/perusahaan dalam posisi rugi. Melainkan, jika kita sesekali merugi dari satu saham tertentu, maka pastikan persentase kerugiannya tidak terlalu besar , dan saham-saham lainnya yan

Pesan untuk Investor Angkatan Corona

Gambar
Tak terasa sebentar lagi kita akan memasuki tahun 2023. Yang itu artinya, bagi kamu investor angkatan corona, yakni investor yang membuka rekening di sekuritas dan membeli saham untuk pertama kalinya pada sekitar bulan April 2020 s/d awal tahun 2021, maka kamu sekarang sudah jalan 1 - 2 tahun di market. Jadi bagaimana hasilnya? Profit dan loss dari saham apa saja? Dan pelajaran apa saja yang sudah didapat dari pengalaman sejauh ini? Dan setiap dari kamu pastinya akan memberikan jawaban yang berbeda. Ada yang bilang cuan karena beli saham A, B, tapi ada juga yang bilang boncos karena beli saham C, D. Ada yang rugi besar sampai rasanya pengen berhenti aja, tapi ada juga yang profit besar tapi masih bingung kapan harus jual/profit taking. Tapi persamaannya adalah, kita semua sama-sama belajar. Dulu kamu pikir harga saham akan naik terus, apalagi sahamnya ramai dibicarakan di grup-grup, tapi ternyata bisa turun juga. Dulu kamu pikir ‘saham teknologi’ dan ‘saham digital’ yang bany

Live Webinar Value Investing, Sabtu 26 November 2022

Gambar
Penulis (Teguh Hidayat) di acara Berkshire Hathaway Annual Meeting 2022 di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat, yang dihadiri langsung oleh investor legendaris Warren Buffett. Dear investor, penulis (Teguh Hidayat) menyelenggarakan seminar online (webinar) investasi saham dengan tema Value Investing. Kelas webinar ini merupakan lanjutan dari kelas seminar reguler dengan tema Value Investing basic & Advanced, dimana kita akan  diskusi dua arah & tanya jawab , serta me-review kembali materi yang sudah disampaikan di videonya. Jadi pada webinar ini, anda berkesempatan untuk mengajukan sejumlah pertanyaan terkait materi seminarnya untuk nantinya dijawab langsung oleh penulis sebagai pemateri. Selain itu anda juga bisa mengajukan pertanyaan, atau konsultasi terkait point-point berikut: Analisa serta prospek dari emiten/saham tertentu, tentunya dari sudut pandang fundamental dan value investing, Pengetahuan umum tentang investasi saham, dunia keuangan, hingga ekonom

Ebook Investment Planning Kuartal III 2022 - Sudah Terbit

Gambar
Penulis (Teguh Hidayat) di acara Berkshire Hathaway Annual Meeting 2022 di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat, yang dihadiri langsung oleh investor legendaris Warren Buffett. Dear investor, seperti biasa setiap kuartal alias tiga bulan sekali, penulis membuat Ebook Investment Planning (EIP, dengan format PDF) yang berisi kumpulan analisis fundamental  saham-saham pilihan , yang kali ini didasarkan pada laporan keuangan para emiten untuk periode  Kuartal III 2022 . Ebook ini diharapkan akan menjadi panduan bagi anda (dan juga bagi penulis sendiri) untuk memilih saham yang bagus untuk trading jangka pendek, investasi jangka menengah, dan panjang.

Prospek Sektor Properti: Studi Agung Podomoro Land (APLN)

Gambar
PT Agung Podomoro Land, Tbk (APLN) sudah merilis laporan keuangan untuk periode sembilan bulan 2022, atau kuartal 3 (Q3) 2022, di mana perusahaan melaporkan laba bersih Rp2.4 triliun, melonjak dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang rugi Rp465 miliar. Namun begitu kita lihat rincian pendapatannya yang sebesar Rp7.4 triliun, maka langsung kelihatan bahwa Rp4.1 triliun diantaranya berasal dari penjualan ‘pusat perbelanjaan’, dalam hal ini Mal Central Park di Jakarta Barat. Kemudian karena nilai tercatat mal tersebut di laporan keuangan APLN adalah Rp1.1 triliun, maka dari situ situ saja perusahaan menghasilkan laba kotor Rp3.0 triliun, dan alhasil kinerja perusahaan berbalik dari sebelumnya rugi menjadi laba. *** Jadwal Live Webinar Investasi Saham/Value Investing , Sabtu 26 November 2022, pukul 08.00 – 11.00 WIB. Untuk mendaftar klik disini . *** Sehingga, meski sekilas kinerja APLN kelihatannya jadi bagus pasca divestasi salah satu aset mal-nya, tapi ada beberapa poin pent