Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2021

Laporan Kinerja Investasi 2021

Gambar
Dear investor, mulai awal tahun 2020 lalu, penulis mulai melacak kinerja porfotolio Avere Investama dengan metode ‘rekening cermin’, yang penjelasannya bisa  dibaca disini . Dan untuk tahun 2020 tersebut, kami membukukan kinerja +8.3% termasuk dividen, berbanding kinerja IHSG  -5.1% . Sedangkan untuk tahun 2021, kami membukukan kinerja +23.9% termasuk dividen, berbanding IHSG +10.1%. Sehingga secara kumulatif selama dua tahun terakhir (2020 dan 2021), kami membukukan profit +34.2% termasuk dividen, berbanding IHSG +4.5%. Berikut adalah perkembangan kinerja portofolio dari bulan ke bulan, sepanjang tahun 2021. Klik gambar untuk memperbesar: Jika dibuat dalam persentase gain/loss dihitung dari awal tahun, maka hasilnya sebagai berikut: Catatan: Kinerja Avere termasuk dividen, sedangkan kinerja IHSG  tidak  termasuk dividen. Kami tidak menemukan data kinerja IHSG termasuk dividen, jadi kami gunakan data yang ada saja. Kinerja diatas dicatat tiap akhir bulan. Nilai/posisi porto pada

Membedah Prospek Saham-Saham Kaesang

Gambar
Pada 8 November 2021, PT Panca Mitra Multiperdana, Tbk (PMMP) merilis keterbukaan informasi yang menyebutkan bahwa PT Tiga Makin Jaya, yang merupakan pemegang saham pengendali (PSP) di PMMP, telah menjual 188 juta lembar saham PMMP ke sebuah perusahaan dengan nama PT Harapan Bangsa Kita (HBT). HBT ini diketahui dimiliki oleh Kaesang Pangarep, seorang pengusaha muda sekaligus content creator yang memiliki cukup banyak follower di medsos. Karena HBT membeli PMMP pada harga Rp490 per saham, maka dalam hal ini Mas Kaesang mengucurkan dana Rp92 milyar untuk menjadi pemegang 8% saham perusahaan. *** Ebook Market Planning   edisi Januari 2022 yang berisi analisis IHSG, rekomendasi saham, info jual beli saham, dan update strategi investasi bulanan akan terbit tanggal 2 Januari mendatang. Anda bisa  memperolehnya disini , tersedia diskon awal tahun, dan gratis tanya jawab saham/konsultasi portofolio untuk member. *** Dan meski Kaesang selama ini sudah dikenal sebagai pengusaha di sektor riil,

Seminar Value Investing Advanced, Jakarta 16 Januari 2022

Gambar
Dear investor, penulis (Teguh Hidayat) menyelenggarakan kelas tatap muka investasi saham dengan tema: ‘ Value Investing - Advanced Class ’, di Jakarta, hari Minggu 16 Januari 2022. Tidak seperti kelas seminar yang reguler, pada sesi kelas kali ini kita tidak lagi membahas cara membaca laporan keuangan, atau cara menghitung valuasi saham, melainkan lebih dalam lagi terkait strategi menghadapi koreksi pasar/resesi ekonomi, cara menemukan saham atau sektor yang bakal ‘naik panggung’, dst. Berikut materi selengkapnya:

Pendapat Saya Tentang Penutupan Kode Broker, dan Bandarmology

Gambar
Sebagai value investor, apa pendapat Pak Teguh tentang bandar saham? Benarkah di saham itu ada bandarnya, yang katanya mereka itulah yang mengatur naik turunnya harga saham tertentu? Bandar saham itu memang ada, dari dulu sudah ada, baik itu asing maupun lokal. Pada tahun 1997, salah seorang bandar saham paling legendaris di bursa, Benny Tjokrosaputro, pernah menggoreng/memanipulasi harga saham Bank Pikko, yang sekarang sudah bangkrut dan tidak terdaftar lagi di BEI, dan menimbulkan kerugian investor ritel yang tidak sedikit. Atas kasus tersebut, Bapepam-LK (yang sekarang bernama OJK), menjatuhkan hukuman denda Rp1 milyar ke Om Benny. Itu yang ketahuan, sedangkan yang tidak ketahuan lebih banyak lagi. Faktanya sekarang ini kalau kamu punya duit barang Rp30 – 40 milyar saja, maka kamu sudah bisa menggoreng saham-saham kecil tertentu sampai to the moon , lalu menggunakan medsos untuk nge-pompom para trader galau untuk membeli saham tersebut pada harga pucuk, dan setelah itu cuan. Jad

Prospek IPO Adhi Commuter Properti, Pertamina Geothermal, dan ASDP Indonesia Ferry

Gambar
Pada hari ini, Senin 6 Desember 2021, saya diwawancara oleh Kompas TV untuk dimintai pendapat soal prospek IPO dari tiga saham anak usaha BUMN, yakni Adhi Commuter Properti, Pertamina Geothermal, dan ASDP Indonesia Ferry. Yang jadi concern adalah, karena dari IPO anak usaha BUMN sebelumnya yakni IPO Dayamita Telekomunikasi atau Mitratel (MTEL) , dimana harga sahamnya justru turun (meski turunnya gak parah-parah banget, gak seperti saham Bukalapak misalnya), maka apakah IPO ketiga anak usaha BUMN ini masih cukup menarik bagi investor? Untuk wawancara selengkapnya bisa ditonton di video berikut. *** Ebook Investment Planning   yang berisi kumpulan 30 analisa saham pilihan edisi  Kuartal III 2021 sudah terbit, bisa dipesan disini . Gratis tanya jawab saham/konsultasi portofolio, langsung dengan penulis. Ebook Market Planning   edisi Desember 2021 yang berisi analisis IHSG, rekomendasi saham, info jual beli saham, dan update strategi investasi bulanan sudah terbit! Anda bisa  m

Cara Menemukan Saham yang Berpotensi Naik 100% atau Lebih, dalam Waktu 1 Tahun atau Kurang

Gambar
Kalau anda pernah ikut kelas valueinvesting advanced yang penulis selenggarakan, maka salah satu materinya disitu adalah tentang ‘ Cara mengidentifikasi saham-saham  multibagger,  yakni saham yang berpeluang untuk naik 100% dalam waktu 1 tahun atau kurang, namun disisi lain risikonya tetap terbatas’. Atau penulis sendiri sering menyebut saham seperti ini dengan istilah ‘mutiara terpendam’. Disebut ‘terpendam’, karena untuk menemukannya maka kita harus menggali laporan keuangan dari ratusan emiten di BEI, satu per satu, karena peluang ‘saham terbang’ itu tidak akan kita temukan dari saham-saham mainstream seperti TLKM atau BBCA. *** Ebook Market Planning   edisi Desember 2021 yang berisi analisis IHSG, rekomendasi saham, info jual beli saham, dan update strategi investasi bulanan sudah terbit! Anda bisa  memperolehnya disini , gratis info jual beli saham, dan tanya jawab saham/konsultasi portofolio untuk member. *** Dan actually kemampuannya dalam mengidentifikasi saham mutiara terpe