Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2024

Cara Profit Maksimal Dari Saham Gorengan?

Gambar
Apakah bapak punya minimal 2 - 3 pengalaman memegang saham yang terkenal punya reputasi manajemen GCG buruk, tapi tetap profit lumayan, atau malah cuan besar? Jika iya, apa tips-tips dari bapak untuk memegang saham yang demikian? Jawab: Pernah pak, tapi harus digaris bawahi bahwa pengalaman saya di saham demikian itu fifty-fifty, dalam artian pernah profit tapi pernah rugi juga, dan dengan perbandingan nilai profit dan rugi yang kurang lebih sama, sehingga hasil akhirnya nol besar. Untuk pengalaman profit, Oktober 2016 saya ada beli saham Bumi Resources (BUMI) di harga 170, dan dia kemudian naik sampai 500 sebelum kemudian turun lagi. Analisanya bisa baca disini:  https://www.teguhhidayat.com/2015/10/bumi-resources-analisa-restrukturisasi.html , dimana analisa itu ditulis tahun 2015, atau setahun sebelum saya sendiri akhirnya masuk ke BUMI. *** Ebook Investment Planning berisi kumpulan 30 analisa saham pilihan edisi terbaru  Q4 2023 akan terbit hari Senin, 12 Februari 2024, dan suda

Peluang dan Strategi Untuk Saham Astra International (ASII)

Gambar
Hingga Q3 2023 kemarin, PT Astra International, Tbk (ASII) melaporkan laba bersih Rp25.7 triliun, yang jika disetahunkan menjadi Rp35.3 triliun. Menariknya, tidak hanya angka laba tersebut masih tumbuh signifikan dibanding tahun 2022, tapi itu juga merupakan rekor laba bersih terbesar dalam sejarah perusahaan. Namun alih-alih naik, saham ASII sejak Juli 2023 lalu justru terus turun dari posisi 7,000 hingga terakhir tinggal 5,100, hingga valuasi sahamnya menjadi sangat rendah dengan PER 6.0 dan PBV hanya 1.1 kali, dimana terakhir kali saham ASII dihargai pada valuasi serendah itu adalah pada pertengahan tahun 2020 lalu, yakni ketika masih zaman awal-awal resesi pandemi Covid-19. Sedangkan kinerja perusahaan pada saat ini tentu saja sudah jauh lebih baik dibanding tahun 2020 tersebut, dengan laba bersih dua kali lipat lebih besar. *** Ebook Investment Planning berisi kumpulan 30 analisa saham pilihan edisi terbaru  Q4 2023 akan terbit hari Senin, 12 Februari 2024, dan sudah bisa dipesan

Seminar Tatap Muka Value Investing, Jakarta 20 Januari 2024

Gambar
Dear investor, penulis (Teguh Hidayat) menyelenggarakan kelas tatap muka investasi saham dengan tema:  ‘Value Investing – Meraih Profit Konsisten Dalam Jangka Panjang’  di Jakarta , Sabtu 20 Januari 2024. Di seminar ini pada intinya kita akan belajar tentang pengertian investasi saham (dan apa bedanya dengan trading), konsep & pengertian value investing, cara menilai fundamental perusahaan, cara menghitung harga wajar saham, beberapa tips dan trik dalam berinvestasi, hingga cara menabung saham untuk simpanan jangka panjang. Berikut materi selengkapnya. Ilustrasi value investing

Cara Mengetahui Pilihan Saham Kita Sudah Benar Atau Belum

Gambar
Pak Teguh saya investor pemula, dan saya sudah banyak baca-baca tentang analisa fundamental, value investing dll baik itu dari tulisan bapak maupun sumber lain. Kemudian saya juga sudah mulai coba-coba menganalisa saham sendiri, jadi tidak lagi hanya mengikuti rekomendasi orang lain. Pertanyaannya pak, bagaimana cara kita mengetahui analisa saham yang kita buat masih keliru atau sudah benar? Karena kadang saya sudah mengerjakan analisa hingga memperoleh kesimpulan bahwa saham A bagus, tapi karena saya ragu-ragu maka saya tetap tidak beli sahamnya. Jika kemudian saham A itu naik maka saya menyesal karena tidak beli, tapi sebaliknya jika sahamnya turun maka saya merasa lega. Tapi entah itu sahamnya naik atau turun, saya tetap tidak dapat apa-apa. Mohon bantuannya pak. *** Live Webinar Value Investing , Sabtu 3 Februari 2024, pukul 08.00 – 10.00 WIB. Untuk mendaftar klik disini . *** Jawab: Sebagai investor pemula, apa yang bapak kerjakan sudah benar. Investor besar manapun tidak ada

Prospek Saham Samudera Indonesia (SMDR): Bisakah Naik Lagi ke 600 - 700?

Gambar
Pak Teguh saya ada pegang saham SMDR di harga 612, seingat saya sudah hampir dua tahun lalu, tapi tambah kesini sahamnya justru tambah turun, padahal sekilas saya lihat perusahaannya profit. Solusinya bagaimana ya pak? Terus baru-baru ini saya baca berita Suez Canal di Laut Merah ditutup sehingga ada banyak kapal kontainer terpaksa harus memutari Afrika, dan setelah itu saham SMDR naik. Apakah benar penutupan kanal itu berpengaruh ke kinerja perusahaan? Dan apakah sahamnya bisa naik lagi sampai balik harga modal saya? Terima kasih. *** Jadwal Seminar Tahunan Tatap Muka Value Investing, Jakarta, Sabtu – Minggu, 20 - 21 Januari 2024 . Info lengkap  baca disini , atau whatsapp 0821-1165-7177 (Ci Yanti). *** Jawab: PT Samudera Indonesia, Tbk adalah perusahaan perkapalan salah satu yang tertua di Indonesia, yang sudah berdiri dan beroperasi sejak tahun 1964, ketika itu dengan menyediakan jasa pelayaran antarpulau di Indonesia. Di tahun-tahun selanjutnya perusahaan berekspansi dengan m