Postingan

Pengumuman: TeguhHidayat.com tetap online/admin kami tetap aktif selama libur lebaran, sehingga semua email dan pesan whatsapp yang masuk akan segera dibalas seperti biasa.

Live Webinar Value Investing, Sabtu 22 Mei 2021

Gambar
Dear investor, penulis (Teguh Hidayat) menyelenggarakan seminar online (webinar) investasi saham dengan tema Value Investing – Investasi Saham u/ Tabungan Jangka Panjang . Kelas webinar ini merupakan lanjutan dari kelas seminar reguler dengan tema Value Investing basic & Advanced, dimana kita akan  diskusi dua arah & tanya jawab , serta me-review kembali materi yang sudah disampaikan di videonya. Jadi pada webinar ini, anda berkesempatan untuk mengajukan sejumlah pertanyaan terkait materi seminarnya untuk nantinya dijawab langsung oleh penulis sebagai pemateri. Selain itu anda juga bisa mengajukan pertanyaan, atau konsultasi terkait point-point berikut: Analisa serta prospek dari emiten/saham tertentu, tentunya dari sudut pandang fundamental dan value investing, Pengetahuan umum tentang investasi saham, dunia keuangan, hingga ekonomi, termasuk penjelasan lebih detail tentang istilah-istilah tertentu di dunia pasar modal, Prospek dan arah pa

Inikah Penyebab Anjloknya Saham UNVR?

Gambar
Pada hari Jumat, 9 November kemarin, IHSG drop 1.7% setelah dua saham yang pergerakannya selama ini berpengaruh besar terhadap naik turunnya indeks, yakni HM Sampoerna (HMSP) dan Unilever Indonesia (UNVR), jeblok masing-masing 10.3% dan 4.7%, dan demikian pula sebagian besar saham lainnya turun, namun ada beberapa saham bluechip yang malah naik. Tak lama kemudian barulah muncul penyebabnya: Penurunan IHSG, yang terutama disebabkan oleh jatuhnya saham HMSP dan UNVR, adalah karena adanya rencana dari BEI untuk menyesuaikan perhitungan bobot pengaruh dari pergerakan tiap-tiap saham anggota LQ45 terhadap naik turunnya indeks LQ45 itu sendiri, dimana memang bobot HMSP dan UNVR adalah yang turunnya paling signifikan . Lebih jelasnya sebagai berikut. *** Ebook terbaru berisi Kumpulan Analisa 30 Saham Pilihan (Ebook Investment Planning) Edisi Kuartal I 2021 Sudah Terbit! Anda bisa  memperolehnya disini . Gratis tanya jawab saham/konsultasi portofolio langsung dengan penulis. *** Jadi begini

Ebook Investment Planning Kuartal I 2021 - Sudah Terbit

Gambar
Dear investor, seperti biasa setiap kuartal alias tiga bulan sekali, penulis membuat Ebook Investment Planning (EIP, dengan format PDF) yang berisi kumpulan analisis fundamental  saham-saham pilihan , yang kali ini didasarkan pada laporan keuangan para emiten untuk periode  Kuartal I 2020 . Ebook ini diharapkan akan menjadi panduan bagi anda (dan juga bagi penulis sendiri) untuk memilih saham yang bagus untuk trading jangka pendek, investasi jangka menengah, dan panjang.

Prospek Panca Multiperdana (PMMP): Growth Stock?

Gambar
Pada video berikut, yang diambil dari kesempatan webinar tanggal 17 April 2021, penulis memaparkan analisa untuk saham PT Panca Multiperdana, Tbk (PMMP), sebuah perusahaan di bidang eksportir udang yang baru saja IPO pada bulan Desember 2020, yang kemudian saya kategorikan sebagai growth stock, yakni perusahaan yang saat ini relatif masih kecil namun berpotensi tumbuh menjadi besar suatu hari nanti, dan demikian pula harga sahamnya bisa naik signifikan dalam jangka menengah hingga panjang (ketika webinarnya, PMMP berada di posisi 340). Selengkapnya bisa langsung saja klik video berikut: Nah, menurut anda selain PMMP ini, adakah saham lain yang juga bisa dikategorikan sebagai growth stock ? *** Ebook Market Planning   edisi  Mei 2021  yang berisi analisis IHSG, rekomendasi saham, dan update strategi investasi bulanan sudah terbit! Anda bisa  memperolehnya disini , gratis tanya jawab saham/konsultasi portofolio untuk member, dan tersedia  diskon  selama IHSG dibawah 6,200.

Mengupas Penyebab Masalah Utang Sritex (SRIL)

Gambar
Pada hari Kamis, 25 Maret 2021, setelah sebelumnya ramai beritanya di media massa, manajemen PT Sri Rejeki Isman, Tbk atau PT Sritex (SRIL) akhirnya merilis keterbukaan informasi bahwa benar perusahaan sedang menghadapi kasus hukum pengadaan tas bansos Covid-19. Selang empat hari kemudian, pada 29 Maret 2021, SRIL kembali merilis keterbukaan informasi bahwa benar dua lembaga pemeringkat, yakni Moody’s dan Fitch, telah menurunkan rating utang perusahaan, yang disebabkan oleh proses perpanjangan waktu jatuh tempo salah satu utang SRIL yang hingga tanggal 29 Maret tersebut masih belum tuntas/perusahaan masih belum mencapai kesepakatan dengan pihak bank. Ketika dua keterbukaan informasi di atas dirilis, saham SRIL berada posisi 200 – 210, alias sudah turun cukup signifikan dibanding posisi tertingginya di bulan Desember 2020 di 290. *** Ebook Investment Planning   edisi Kuartal I 2021  sudah terbit! Dan Anda bisa langsung  memesannya disini . *** Kemudian pada webinar tanggal 6 Feb

Peluang Profit dari Saham Sawit

Gambar
Indonesia, seperti yang mungkin anda ketahui, merupakan produsen minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) terbesar di dunia terutama sejak tahun 2006, dimana produksi CPO Indonesia ketika itu sudah lebih besar dibanding Malaysia. Sayangnya meski CPO sangat penting untuk bahan baku minyak goreng dan bahan makanan lainnya, produk-produk farmasi, kosmetik, hingga bahan bakar kendaraan bermotor, namun industri hilir CPO di Indonesia sama sekali belum berkembang, dimana kita selama ini cuma bisa mengolah CPO ini menjadi minyak goreng dan margarine saja, sedangkan kebutuhan minyak goreng di dalam negeri juga tidak sebesar itu. Alhasil surplus produksi CPO ini terpaksa diekspor keluar pada harga ‘berapapun asal laku’. Sehingga harga CPO itu sendiri, setelah sempat mencapai titik tertingginya yakni 4,000 Ringgit Malaysia per ton pada tahun 2011, kesininya dia cuma mondar mandir saja di RM2,000 – 3,000 per ton, tak peduli meski harga batubara dan komoditas lainnya sudah pada naik lagi sej