Postingan

Saya Sudah All In di Saham, Tapi IHSG Malah Turun Lagi??

Gambar
Pak Teguh saya baca tulisan bapak yang berjudul ‘Buy Indonesian. I Am’ di tanggal 18 Mei, dan saya juga ikut borong saham. Tapi setelah itu IHSG justru terus turun, sedangkan cash sudah habis. Jujur saya bingung pak, apakah harus cut loss? Saya baca di media sosial ada banyak influencer yang akhirnya keluar (cut loss) dari pasar saham Indonesia. Tapi kalau mau tetap hold, ruginya tambah parah. Mohon bantuannya pak. *** Ebook Investment Planning berisi kumpulan 25 analisa saham pilihan edisi Q1 2026 sudah terbit , dan sudah bisa dipesan disini . Diskon selama IHSG masih di bawah 7,500, dan gratis tanya jawab saham/konsultasi portofolio langsung dengan penulis. *** Jawab: Yep, betul pak. Jadi di tulisan hari Senin, 18 Mei , saya menyebut bahwa saya mencairkan sebagian Surat Berharga Negara (SBN) untuk belanja saham, dan bahwa jika IHSG lanjut turun kedepannya, maka saya akan belanja lebih banyak lagi. Saat ini, meskipun saya masih ada pegang SBN, tapi cash di rekening dana nasabah (...

Ebook Investment Planning Q1 2026 - Sudah Terbit!

Gambar
Penulis (Teguh Hidayat) di acara Berkshire Hathaway Annual Meeting 2022 di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat, yang dihadiri langsung oleh investor legendaris Warren Buffett dan mitranya Alm. Charlie Munger. Dear investor, seperti biasa setiap kuartal alias tiga bulan sekali, penulis membuat Ebook Investment Planning (EIP, dengan format PDF) yang berisi kumpulan analisis fundamental  saham-saham pilihan di Bursa Efek Indonesia (BEI), yang kali ini didasarkan pada laporan keuangan para emiten untuk periode  Q1 2026 . Ebook ini diharapkan akan menjadi panduan bagi anda (dan juga bagi penulis sendiri) untuk memilih saham yang bagus untuk trading jangka pendek, investasi jangka menengah, dan panjang.

IHSG Bakal Crash ke 4,700??

Gambar
Pak Teguh langsung saja, prediksi IHSG turun sampai berapa? Dan kapan kira-kira dia akan naik lagi? Jumat 22 Mei kemarin IHSG sempat tembus di bawah 6,000, apakah dia akan lanjut turun sampai 4,700? (ada influencer yang prediksi demikian). Kebetulan saya pegang cash dan ingin segera belanja, tapi masih ragu. *** Ebook Investment Planning berisi kumpulan 25 analisa saham pilihan edisi Q1 2026 sudah terbit , dan sudah bisa dipesan disini . Diskon selama IHSG masih di bawah 7,500, dan gratis tanya jawab saham/konsultasi portofolio langsung dengan penulis. *** Jawab: Sebenarnya di tulisan terakhir tanggal 18 Mei kemarin , saya jelas menyebut bahwa kita tidak bisa memprediksi arah IHSG, kecuali bahwa pada akhirnya IHSG akan naik lagi. Tapi soal kapan IHSG akan berbalik naik, dan sebelum itu dia akan turun sampai berapa, then I have no idea . Meski demikian, saya bisa sampaikan bahwa, pertama, ketika kemarin IHSG naik sangat tinggi hingga ke 9,000an, maka sejak awal itu bukan kenaikan...

Buy Indonesian. I Am

Gambar
Pasar saham Indonesia hari ini sedang kacau balau. Di satu sisi, melemahnya nilai tukar Rupiah, defisit APBN, hingga meningkatnya nilai utang Pemerintah karena program-program populis, membuat prospek ekonomi nasional menjadi dipertanyakan. Di sisi lain, banyaknya saham-saham milik grup konglomerasi tertentu yang naik dan turun secara tidak wajar membuat MSCI, lembaga keuangan global asal Amerika Serikat, menduga bahwa telah terjadi coordinated trading behavior, sehingga mereka sejak Januari 2026 lalu mengancam akan menurunkan rating pasar saham Indonesia menjadi ‘tidak layak investasi’, yang seketika membuat investor asing keluar besar-besaran dari bursa, dan membuat indeks harga saham gabungan (IHSG) hancur berantakan. Per hari ini, IHSG sudah berada di posisi 6,599, anjlok -23.7% secara year to date, yang menjadikannya indeks saham dengan kinerja paling buruk di seluruh dunia, di sepanjang tahun 2026. *** Ebook Investment Planning berisi kumpulan 25 analisa saham pilihan edisi Q1...

Analisa Hasil Review Terbaru MSCI, dan Dampaknya Terhadap IHSG

Gambar
Hari Selasa, 12 Mei kemarin, MSCI kembali mengumumkan hasil rebalancing indeks saham Indonesia untuk periode Mei 2026, dimana mereka tidak memasukkan nama baru dan sebaliknya mengeluarkan beberapa nama dari global standard indeks, yakni Amman Mineral Internasional (AMMN), Barito Renewables (BREN), Chandra Asri Pacific (TPIA), Dian Swastatika Sentosa (DSSA), dan Petrindo Jaya Kreasi (CUAN), serta menurunkan posisi Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) ke small cap indeks. Imbasnya ketika ulasan ini dibuat saham-saham tersebut turun signifikan hingga belasan persen. Kemudian karena market cap AMMN dkk ini sangat besar mencapai ratusan triliun Rupiah, maka praktis penurunan mereka menyeret IHSG untuk ikut turun ke posisi 6,700an, dimana ini mungkin bikin investor panik. Nah, tapi bagaimana kalau penulis bilang bahwa, bagi investor fundamentalis/value investor, maka ini justru kesempatan yang sangat baik untuk buy ?? Aaand yes, I meant it. Tapi sebelum ke kesimpulan diatas maka mari kita li...

Kabar Baik Untuk Pemegang Saham BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI

Gambar
Hingga Kamis, 30 April 2026 kemarin, saham-saham blue chip perbankan di Bursa Efek Indonesia (BEI) turun hingga ke level yang mungkin tidak pernah terbayangkan sebelumnya: Bank BCA (BBCA) turun ke Rp5,850, anjlok hampir setengahnya dari all time high- nya di Rp10,950. Bank BRI (BBRI) tembus Rp3,000, tepatnya Rp2,990, dimana terakhir kali BBRI dihargai serendah itu adalah ketika era covid dulu. Bank BNI (BBNI)? Turun ke Rp3,720 dari puncaknya Rp6,200 di tahun 2024. Dan Bank Mandiri (BMRI) mungkin adalah yang bernasib paling baik dengan bertahan di posisi Rp4,390, terhitung masih naik total 42% dalam lima tahun terakhir, namun juga sama turun signifikan dari puncaknya di Rp7,400, di tahun 2024. *** Ebook Investment Planning  berisi kumpulan 25 analisa saham pilihan edisi  Q1 2026 sudah terbit , dan sudah bisa  dipesan disini . Diskon selama IHSG masih di bawah 8,000, dan  gratis tanya jawab saham/konsultasi portofolio langsung dengan penulis. *** Jadi sebenarny...

Indonesia Tidak Akan Krisis, Investor Akan Kembali Profit

Gambar
Di ulasan tanggal 13 April 2026 kemarin, penulis menyebut bahwa meskipun IHSG ketika itu sudah mulai naik lagi ke posisi 7,500an (dari posisi 7,137 sebulan sebelumnya), tapi kenaikannya masih hanya karena ditopang oleh saham-saham konglo, bukan karena mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) beneran berbalik naik. Sehingga situasi pasar saham di Indonesia sejatinya masih belum benar-benar kembali pulih. Kemudian untuk kedepannya, maka dengan mempertimbangkan masih belum selesainya isu warning  dari Morgan Stanley Capital International (MSCI), masih berlanjutnya aksi jual investor asing, hingga pelemahan kurs Rupiah, maka kurang realistis jika berharap IHSG akan lanjut naik dan kali ini dengan kenaikan yang sungguhan, bukan karena dikerek saham konglo. Anda bisa baca lagi ulasannya disini . *** Ebook Investment Planning  berisi kumpulan 25 analisa saham pilihan edisi  Q1 2026  akan terbit tanggal 10 Mei, dan sudah bisa  dipesan disini , gratis tanya jaw...

Live Webinar Investasi Saham Indonesia, Sabtu 18 April

Gambar
Penulis (Teguh Hidayat) di acara Berkshire Hathaway Annual Meeting 2022 di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat, yang dihadiri langsung oleh investor legendaris Warren Buffett dan alm. Charlie Munger. Dear investor, penulis (Teguh Hidayat) menyelenggarakan seminar online (webinar) investasi saham-saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), di mana pada webinar ini anda berkesempatan untuk mengajukan pertanyaan atau konsultasi terkait poin-poin berikut: Analisa serta prospek dari emiten/saham tertentu dari sudut pandang fundamental, dan value investing, Prospek dan arah pasar ke depan berdasarkan kondisi makro ekonomi, kinerja terbaru emiten, dll Masukan untuk posisi portofolio anda saat ini, tentang saham-saham apa saja yang harus dijual, hold, atau beli lagi, Diskusi tentang rencana investasi anda, entah itu untuk investasi jangka panjang/tabungan pensiun melalui  legacy stock,  semi-trading beberapa bulan, hingga investasi  high ...