Postingan

Avere Annual Letter 2020

Gambar
Sepanjang tahun 2020, Avere Investama membukukan kinerja +8.3% termasuk dividen, berbanding kinerja IHSG -5.1% , dan dengan demikian mencapai target untuk beat the market. Namun dalam perjalanannya selama setahun tersebut, fluktuasinya amat sangat luar biasa dimana pada tanggal 24 Maret 2020 ketika IHSG crash sampai 3,938, kami mencetak rekor kerugian -47.1% , sedangkan pada 16 Desember 2020, kami sempat meraih floating profit +20.3% sebelum kemudian turun lagi menjelang akhir tahun. Volatilitas yang ekstrim ini meninggalkan banyak sekali cerita pengalaman dan pelajaran yang akan saya tuangkan dalam Annual Letter 2020, yang bisa anda baca. Sebelumnya penulis sendiri sudah rutin membuat annual letter untuk saya baca sendiri sejak tahun 2014, yang pada intinya berisi catatan-catatan pribadi untuk bahan evaluasi dan perbaikan kinerja investasi kedepannya. Meski tahun 2020 bisa dibilang 'happy ending' bagi investor saham, tapi dalam perjalanannya pernah juga saya mengalami seperti

Perusahaan Gas Negara: Masalah Pajak, dan Prospek Masa Depan

Gambar
Pada tanggal 18 Desember 2020, PT Perusahaan Gas Negara, Tbk (PGAS) merilis keterbukaan informasi bahwa Direktur Jenderal Pajak (DJP) telah mengajukan peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA) terkait sengketa pajak, namun di keterbukaan informasinya tidak dijelaskan tentang sengketa yang dimaksud, kecuali hanya disebutkan bahwa MA mengabulkan PK tersebut. Hingga pada tanggal 30 Desember 2020, barulah diketahui bahwa pihak DJP menganggap pihak PGAS memiliki kewajiban untuk membayar pajak pertambahan nilai (PPN) senilai total Rp3.1 trilyun, terkait pendapatan PGAS dari penjualan gas bumi di tahun 2012 dan 2013. Nah, sejatinya kasus sengketa ini sudah diselesaikan di pengadilan pajak pada tahun 2018 lalu, dengan putusan bahwa PGAS tidak perlu membayar pajak apapun. Namun pada tahun 2019-nya, pihak DJP mengajukan PK ke MA, yang kemudian dikabulkan pada Desember 2020 kemarin. *** Video Seminar Value Investing ,  basic and advanced, bisa  diperoleh disini . Alumni bisa bergabung dengan

Laporan Kinerja Portofolio 2020

Gambar
Dear investor, mulai tahun 2020 lalu, penulis mulai melacak kinerja porfotolio Avere Investama dengan metode ‘rekening cermin’, yang penjelasannya bisa dibaca disini . Dan untuk tahun 2020 tersebut, kami membukukan kinerja +8.3% termasuk dividen, berbanding kinerja IHSG -5.1% . Berikut adalah perkembangan kinerja portofolio dari bulan ke bulan, sepanjang tahun 2020. Klik gambar untuk memperbesar: Jika dibuat dalam persentase gain/loss dihitung dari awal tahun, maka hasilnya sebagai berikut: Catatan: Kinerja Avere adalah termasuk dividen, sedangkan kinerja IHSG tidak termasuk dividen (kami tidak menemukan data kinerja IHSG termasuk dividen, jadi kami gunakan data yang ada saja). Kinerja diatas dicatat per akhir bulan, kecuali Agustus per tanggal 28, dan November per tanggal 27. Meski nilai awal porto rekening cermin direncanakan Rp1 milyar, namun setelah ditambah floating profit/loss yang terjadi sejak sebulan sebelumnya (Desember 2019), maka pada pembukaan pasar tanggal 1 Januari

Berapa Persen Idealnya Kinerja Portofolio Saham Per Tahunnya?

Gambar
Sebelum kita masuk ke topik sesuai judul diatas, yakni tentang berapa idealnya kinerja atau hasil profit investasi saham setiap tahunnya, maka pertama-tama kita bahas dulu tentang earnings alias pendapatan, dan costs alias biaya-biaya dalam berinvestasi di bursa saham. Simpelnya, katakanlah pada awal periode/awal tahun, nilai porto kita adalah Rp100 juta, yang setelah ditambah akumulasi pendapatan Rp25 juta, dikurangi akumulasi biaya Rp5 juta, maka pada akhir tahun, nilainya menjadi Rp120 juta. Maka dalam hal ini kinerja portolio anda adalah +20.0%. *** Video Seminar Terbaru : Saham-Saham Turnaround, termasuk outlook untuk 2021. Info selengkapnya baca disini , dan alumni juga bisa ikut webinar (jadwal berikutnya Sabtu, 30 Januari 2021 ) secara gratis. *** Okay, lalu apa saja poin-poin pendapatan itu tadi? Ada tiga poin: 1. Capital gain, 2. Dividen, dan 3. Bunga. Capital gain, atau keuntungan investasi, adalah keuntungan yang berasal dari kenaikan harga saham yang kita beli entah itu

Cara Menghitung Kinerja Portofolio Saham

Gambar
Menghitung kinerja portofolio saham sebenarnya terbilang sederhana jika kita hanya satu kali saja menyetor dana, yakni pada saat membuka rekening di sekuritas, sehingga penambahan nilai porto yang terjadi adalah sepenuhnya berasal dari capital gain, dividen, dan bunga (cash yang tidak atau belum dibelanjakan saham, itu dapet bunga sekitar 2.0% per tahun dipotong pajak, dibayarkan tiap bulan). Sehingga, katakanlah modal awalnya Rp100 juta, dan pada akhir tahun nilai saham-saham yang dipegang, ditambah cash jika ada, menjadi Rp120 juta. Maka dalam hal ini kinerja investasi anda adalah +20.0%. *** Ebook Market Planning edisi Januari 2021 yang berisi analisis IHSG, rekomendasi saham, dan update strategi investasi bulanan sudah terbit! Anda bisa  memperolehnya disini . gratis tanya jawab saham/konsultasi portofolio untuk member. Video Seminar Terbaru : Peluang Multibagger dari Saham-Saham Turnaround. Info selengkapnya baca disini , dan alumni juga bisa ikut webinar (jadwal berikutnya S

Benarkah Bea Meterai dalam Tading Saham Diberlakukan Tanpa Batasan Nominal?

Gambar
Tanggal 26 Oktober 2020, Pemerintah bersama-sama dengan DPR menandatangani UU No.10 tahun 2020 tentang Bea Meterai, dimana salinan UU-nya bisa anda baca lengkap disini . Dan dari sudut pandang Pemerintah, UU tersebut intinya bertujuan untuk mengejar pendapatan bea meterai dari transaksi jual beli digital/online, dimana memang selama ini kwitansi atau invoice digital dari transaksi jual beli secara online tersebut tidak pernah ‘ditempel’ meterai seperti halnya kwitansi fisik. Padahal kita tahu bahwa dalam beberapa tahun terakhir, frekuensi jual beli barang & jasa secara tatap muka sudah jauh berkurang (karena sekarang semuanya serba online), sehingga hampir tidak ada lagi orang tanda tangan kwitansi diatas materai, karena kwitansinya juga dibuat secara digital. Berikut adalah contoh kwitansi digital atas pembelian suatu barang melalui Tokopedia, dimana kwitansinya tidak membutuhkan tanda tangan, dan juga tidak ditempel meterai. *** Ebook Market Planning edisi Januari 2021 yang b

Seminar ‘Peluang Multibagger dari Saham Turnaround'

Gambar
Dear investor, memasuki akhir tahun 2020, kita dihadapkan pada beberapa fakta sebagai berikut: Pertumbuhan ekonomi Indonesia, meski masih minus di Q3, tapi sudah membaik dibanding dibanding Q2, dan hal yang sama juga terjadi pada kinerja para emiten. Kemudian kita juga sudah semakin dekat dengan produksi dan distribusi vaksin corona, yang sejak awal disebut-sebut sebagai titik akhir dari pandemi. Nah, jadi apakah sekarang sudah waktunya kita membeli saham-saham turnaround, alias saham yang berpotensi profit 100% atau lebih (multibagger, atau penulis menyebutnya mutiara terpendam) ketika nanti kinerjanya membaik, lalu hold saja sampai misalnya tahun depan? Tapi bagaimana dengan jumlah kasus positif corona itu sendiri, yang sampai hari ini masih terus saja bertambah?? Dan kesemua pertanyaan tersebut akan kita jawab pada kesempatan seminar berikut. Kisi-kisi materi seminar 1. Memahami Kondisi Ekonomi  Bagaimana ekonomi kita sebelum pandemi? Fakta-fakta resesi tahun 2020 dibandingkan de

Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Belajar Investasi Saham?

Gambar
Sebagai investor blogger yang rutin memberikan edukasi, rekomendasi, dan analisa saham sejak tahun 2010 sampai hari ini, maka dari temen-temen yang mengambil analisa berbayar, penulis tidak pernah meminta testimonial, review, bintang lima, atau semacamnya. Karena saya berpendapat bahwa, berapapun profit yang dihasilkan oleh member, atau jika ia sekarang cukup menguasai tentang analisa saham terutama metode value investing, maka itu adalah hasil dari kerja kerasnya sendiri. Yup, jadi analoginya seperti jika anda kuliah: Dosennya sama, dan materi yang diberikan juga sama. Tapi apakah semua mahasiswanya kemudian memperoleh nilai A pada mata kuliah yang bersangkutan? Tentu tidak, karena itu bergantung pada kemampuan dari tiap-tiap mahasiswa itu sendiri. *** Video Seminar Terbaru! Peluang Multibagger dari Saham-Saham Turnaround. Info selengkapnya baca disini , dan alumni juga bisa ikut webinar secara gratis. *** Meski demikian, penulis tidak jarang menerima ucapan terima kasih dari