Postingan

Ebook Market Planning edisi Maret 2021 yang berisi analisis IHSG, rekomendasi saham, dan update strategi investasi bulanan akan terbit tanggal 1 Maret mendatang. Anda bisa memperolehnya disini. gratis tanya jawab saham/konsultasi portofolio untuk member.

Prospek PT Vale Indonesia, Tbk (INCO)

Gambar
PT Vale Indonesia, Tbk, dahulu bernama PT International Nickel Indonesia, Tbk (INCO) sudah merilis laporan keuangan tahun penuh 2020, dimana perusahaan membukukan laba bersih $82.8 juta, naik cukup signifikan dibanding 2019 sebesar $57.4 juta, namun laba tersebut tergolong kecil jika dibandingkan dengan ekuitas perusahaan yang mencapai $2.0 milyar, sehingga ROE-nya tercatat hanya 4.1%. Disisi lain, pada level harga sekarang yakni 5,850, PBV-nya tercatat 2.0 kali, relatif rendah jika perbandingannya adalah saham Aneka Tambang (ANTM) , yang sama-sama terbang dalam setahun terakhir seiring dengan cerita rencana pembangunan pabrik baterai mobil listrik di Indonesia, yang disebut-sebut akan menggunakan bahan baku nikel. Kemudian kita tahu pula bahwa, berbeda dengan ANTM yang sebenarnya lebih banyak jualan emas ketimbang nikel, maka INCO ini 100% jualan logam nikel. Nah, jadi apakah INCO ini prospeknya lebih bagus? *** Jadwal Seminar Tatap Muka Value Investing : Jakarta, Sabtu – Minggu,

Bisakah kita beli saham, bitcoin cuma modal feeling?

Gambar
Ada pengalaman menarik ketika penulis jalan-jalan keliling Turki, Januari kemarin: Ketika semua peserta tour sudah masuk ke dalam bus, dan busnya siap-siap untuk jalan, maka pemandu wisata mengumumkan ke semua peserta untuk mengenakan sabuk pengaman, karena ada kemungkinan polisi akan menghentikan bus untuk mengecek apakah penumpang mengenakan sabuk atau tidak. Mendengar itu, semua orang termasuk penulis langsung cepat-cepat memasang sabuk pengaman, dan kemudian bus-nya pun berjalan. *** Jadwal Seminar Tatap Muka Value Investing : Jakarta, Sabtu – Minggu, 6 – 7 Maret 2021. Info lengkap baca disini  (hingga 24 Februari pukul 14.00, masih tersedia 6 kursi lagi untuk kelas hari Sabtu, dan 8 kursi untuk kelas hari Minggu), tersedia juga videonya bagi anda yang tidak bisa hadir, dan alumni bisa bergabung dengan layanan webinar secara gratis. *** Tapi kemudian penulis mikir lagi: Kita ketika itu sedang berada di kota kecil yang sepi, yang jangankan polisi, mobil-mobil yang lalu lala

Ebook Investment Planning Kuartal IV 2020 - Sudah Terbit!

Gambar
Dear investor, seperti biasa setiap kuartal alias tiga bulan sekali, penulis membuat Ebook Investment Planning (EIP, dengan format PDF) yang berisi kumpulan analisis fundamental  saham-saham pilihan , yang kali ini didasarkan pada laporan keuangan para emiten untuk periode  Kuartal IV 2020 . Ebook ini diharapkan akan menjadi panduan bagi anda (dan juga bagi penulis sendiri) untuk memilih saham yang bagus untuk trading jangka pendek, investasi jangka menengah, dan panjang.

Bank BNI

Gambar
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk atau Bank BNI (BBNI) melaporkan laba bersih Rp3.3 trilyun untuk tahun penuh 2020, turun signifikan dibanding 2019 sebesar Rp15.4 trilyun, dimana jika ukurannya dari laba bersih itu saja, maka ini merupakan kinerja terburuk BBNI sejak sepuluh tahun terakhir. Menariknya, dilihat dari sisi pendapatan, maka angkanya masih cukup besar yakni Rp56.2 trilyun, atau hanya turun sedikit dibanding 2019 sebesar Rp58.5 trilyun, dan ini merupakan pencapaian yang sebenarnya cukup baik jika mempertimbangkan kondisi ekonomi yang memang resesi di tahun 2020 lalu. Nah, lalu kenapa laba BBNI bisa anjlok begitu? Dan apakah dengan demikian sahamnya masih layak invest? *** Jadwal Seminar Tatap Muka Value Investing : Jakarta, Sabtu – Minggu, 6 – 7 Maret 2021. Info lengkap baca disini , tersedia juga videonya bagi anda yang tidak bisa hadir, dan alumni bisa bergabung dengan layanan webinar secara gratis. *** Sejarah Bank BNI dimulai pada tahun 1946, yakni ketika

Seminar Value Investing Advanced, Jakarta 7 Maret 2021

Gambar
Dear investor, penulis (Teguh Hidayat) menyelenggarakan kelas tatap muka investasi saham dengan tema: ‘ Value Investing, Advanced Class ’, di Jakarta, hari Minggu 7 Maret 2021. Tidak seperti kelas seminar yang reguler, pada sesi kelas kali ini kita tidak lagi membahas cara membaca laporan keuangan, atau cara menghitung valuasi saham, melainkan lebih dalam lagi terkait strategi menghadapi koreksi pasar/resesi ekonomi, cara menemukan saham atau sektor yang bakal ‘naik panggung’, dst. Berikut materi selengkapnya:

Seminar Value Investing, Jakarta, 6 Maret 2021

Gambar
Dear investor, penulis (Teguh Hidayat) menyelenggarakan kelas tatap muka investasi saham dengan tema:  ‘Value Investing – Investasi Saham u/ Tabungan Jangka Panjang’  di Jakarta , Sabtu 6 Maret 2021. Di seminar ini pada intinya kita akan belajar tentang pengertian investasi saham (dan apa bedanya dengan trading), konsep & pengertian value investing, cara menilai fundamental perusahaan, cara menghitung harga wajar saham, beberapa tips dan trik dalam berinvestasi, hingga cara menabung saham untuk simpanan jangka panjang. Berikut materi selengkapnya. Ilustrasi value investing

Bisakah Influencer Saham Dipidana Jika Merugikan? Berikut Undang-Undangnya

Gambar
Desember 2020 kemarin, penulis ditelpon sejumlah wartawan untuk dimintai pendapat tentang fenomena munculnya tokoh-tokoh terkenal, misalnya artis yang punya jutaan follower di Instagram, yang secara langsung maupun tidak langsung menyebutkan bahwa ‘saham A bagus’, dan memang saham A itu langsung terbang tak lama kemudian, dan ditengarai ada banyak follower sang artis ini yang kemudian ikut membeli saham A tersebut pada harga tinggi. Sang artis ini kemudian memperoleh julukan sebagai influencer saham. *** Video Seminar Value Investing ,  basic and advanced, bisa  diperoleh disini . Alumni bisa bergabung dengan layanan webinar  pada hari Sabtu, 20 Maret 2021 , secara gratis. *** Masalahnya, jika saham A itu tadi dianalisa lagi laporan keuangannya dll, maka fundamentalnya sama sekali tidak bagus, valuasinya mahal, dan seterusnya. Sehingga bisa disimpulkan bahwa cepat atau lambat saham itu hampir pasti akan turun lagi, dan biasanya pula dengan penurunan yang tidak kalah cepat diban

Mengenal SWF Indonesia, dan Pengaruhnya Terhadap Saham Infrastruktur

Gambar
Menurut Wikipedia, sovereign wealth fund atau SWF, yang secara harfiah bermakna ‘dana kekayaan milik negara’, adalah lembaga yang mengelola penempatan dana investasi milik negara pada aset riil maupun aset keuangan, seperti saham, obligasi, real estate, logam mulia, hingga investasi alternatif seperti private equity dan/atau hedge fund, di seluruh dunia. Dana yang dikelola SWF biasanya berasal dari surplus hasil ekspor komoditas, atau surplus devisa dalam bentuk cadangan mata uang asing yang dipegang oleh Bank Sentral di negara yang bersangkutan. Dari sini kita bisa lihat bahwa, SWF biasanya dibentuk ketika pemerintah suatu negara memiliki surplus anggaran, sedangkan disisi lain memiliki utang luar negeri yang kecil, atau tidak ada utang sama sekali. *** Ebook Market Planning edisi Februari 2021 yang berisi analisis IHSG, rekomendasi saham, dan update strategi investasi bulanan sudah terbit! Anda bisa  memperolehnya disini . gratis tanya jawab saham/konsultasi portofolio untuk me

Avere Annual Report 2020

Gambar
Sepanjang tahun 2020, Avere Investama membukukan kinerja +8.3% termasuk dividen, berbanding kinerja IHSG -5.1% , dan dengan demikian mencapai target untuk beat the market. Namun dalam perjalanannya selama setahun tersebut, fluktuasinya amat sangat luar biasa dimana pada tanggal 24 Maret 2020 ketika IHSG crash sampai 3,938, kami mencetak rekor kerugian -47.1% , sedangkan pada 16 Desember 2020, kami sempat meraih floating profit +20.3% sebelum kemudian turun lagi menjelang akhir tahun. Volatilitas yang ekstrim ini meninggalkan banyak sekali cerita pengalaman dan pelajaran yang saya tuangkan dalam Annual Report 2020, dalam bentuk video yang bisa anda tonton. Sebelumnya penulis sendiri sudah rutin membuat laporan tahunan untuk catatan saya sendiri sejak tahun 2014, yang pada intinya berisi catatan-catatan pribadi untuk bahan evaluasi dan perbaikan kinerja investasi kedepannya. Perkembangan kinerja Avere dari bulan ke bulan di sepanjang tahun 2020, dibandingkan dengan IHSG However, karena p