Postingan

Pengumuman penting

Saat ini saya, Teguh Hidayat, sedang dirawat di RS Kasih Bunda, Cimahi, karena covid, dan tidak bisa membalas email seperti biasa. Karena itulah semua layanan berbayar untuk sementara ditutup dulu, sampai pemberitahuan selanjutnya. Teguh

Ebook Investment Planning Kuartal II 2021 - Terbit 8 Agustus

Gambar
Dear investor, seperti biasa setiap kuartal alias tiga bulan sekali, penulis membuat Ebook Investment Planning (EIP, dengan format PDF) yang berisi kumpulan analisis fundamental  saham-saham pilihan , yang kali ini didasarkan pada laporan keuangan para emiten untuk periode  Kuartal II 2020 . Ebook ini diharapkan akan menjadi panduan bagi anda (dan juga bagi penulis sendiri) untuk memilih saham yang bagus untuk trading jangka pendek, investasi jangka menengah, dan panjang.

Cara Membaca Prospektus (IPO Bukalapak)

Gambar
Ketika sebuah perusahaan akan melakukan penawaran saham perdana atau IPO ( initial public offering ), atau penawaran saham non-perdana (right issue), atau penawaran obligasi, maka untuk bahan analisa investor untuk menilai apakah saham/obligasi yang ditawarkan tersebut layak invest atau tidak, perusahaan akan menerbitkan prospektus lengkap yang berisi semua informasi penting yang harus diketahui oleh si investor. Sehingga dengan membaca prospektus itu saja, maka seorang investor akan bisa mengambil keputusan, dan ia tidak perlu lagi membaca atau mendengarkan berita-berita apalagi informasi/rumor simpang siur yang tidak jelas asal usulnya, terkait prospek IPO saham tersebut. *** Ebook Market Planning   edisi Agustus 2021 yang berisi analisis arah IHSG, stockpick saham, dan informasi jual beli saham yang penulis lakukan akan terbit tanggal 1 Agustus, dan Anda bisa  memperolehnya disini , tersedia diskon selama IHSG masih dibawah 6,200, dan gratis tanya jawab saham/konsultasi portofolio u

We're Hiring!

Gambar
Avere Investama membuka kesempatan bagi anda yang tertarik untuk berkarier di bidang pasar saham Indonesia, untuk mengisi dua posisi berikut: 1. Analyst Jobdesk: Membantu memberikan ide investasi, menjadi partner diskusi, dan menganalisa lebih detail tentang saham/perusahaan, industri, dan kondisi ekonomi baik nasional maupun global. Kriteria: Pria, minimal S1, minimal pengalaman 5 tahun di bidang pasar saham, lebih disukai jika memiliki sertifikasi pasar modal (WMI, CFA, dst). 2. Investor Relations Jobdesk: Me- maintain hubungan dengan klien investor terutama tapi tidak terbatas pada high net worth individuals, dan juga investor institusi. Kriteria: Wanita, minimal S1, usia max 32, berpenampilan menarik dan supel, minimal pengalaman 2 tahun di bidang pasar saham. Benefit: Gaji tetap, bonus sesuai performa, jalan-jalan keluar negeri (jika nanti pandemi sudah selesai). Jam kerja sangat fleksibel, dan sekitar 90% pekerjaan bisa dilakukan dari rumah. Segera kirim email ke teguh.id

Peluang dari Saham Ekspor Udang

Gambar
Indonesia, seperti yang kita ketahui, memiliki banyak dan beragam sumber daya alam. Kita saat ini merupakan produsen CPO terbesar di dunia, produsen batubara terbesar kelima di dunia, produsen nikel terbesar di dunia, produsen timah terbesar kedua di dunia, dan produsen karet terbesar kedua di dunia. Tapi mungkin tidak banyak yang tahu bahwa Indonesia juga merupakan salah satu dari sepuluh negara eksportir ikan dan produk-produk perikanan terbesar di dunia, dimana berdasarkan data dari Statista.com, Indonesia mengekspor udang, ikan beku, dan ikan segar senilai US$ 4.4 milyar pada tahun 2019. Faktanya, nilai ekspor tersebut seharusnya lebih besar lagi jika Pemerintah bisa lebih tegas dalam menghalau kapal-kapal asing yang menangkap ikan laut secara ilegal di perairan Indonesia, yang memang sangat luas. *** Ebook Investment Planning   yang berisi kumpulan 30 analisa saham pilihan edisi  Kuartal II 2021  akan terbit tanggal 8 Agustus 2021, dan sudah bisa dipesan disini . Tersedia diskon

Live Webinar Value Investing, Sabtu 14 Agustus 2021

Gambar
Dear investor, penulis (Teguh Hidayat) menyelenggarakan seminar online (webinar) investasi saham dengan tema Value Investing – Investasi Saham u/ Tabungan Jangka Panjang . Kelas webinar ini merupakan lanjutan dari kelas seminar reguler dengan tema Value Investing basic & Advanced, dimana kita akan  diskusi dua arah & tanya jawab , serta me-review kembali materi yang sudah disampaikan di videonya. Jadi pada webinar ini, anda berkesempatan untuk mengajukan sejumlah pertanyaan terkait materi seminarnya untuk nantinya dijawab langsung oleh penulis sebagai pemateri. Selain itu anda juga bisa mengajukan pertanyaan, atau konsultasi terkait point-point berikut: Analisa serta prospek dari emiten/saham tertentu, tentunya dari sudut pandang fundamental dan value investing, Pengetahuan umum tentang investasi saham, dunia keuangan, hingga ekonomi, termasuk penjelasan lebih detail tentang istilah-istilah tertentu di dunia pasar modal, Prospek dan arah pa

Memilih Saham Teknologi dari Sudut Pandang Value Investing

Gambar
Warren Buffett (WB), investor terbesar sepanjang masa, sejak dulu dikenal anti saham perusahaan teknologi, dan alasannya sangat sederhana, yakni karena ia tidak cukup memahami aspek fundamental serta prospek jangka panjang dari industri teknologi itu sendiri, jadi bukan karena ia menganggap bahwa saham-saham teknologi itu jelek atau semacamnya. Sehingga dengan tidak membeli saham tekno, WB tetap memegang teguh salah satu prinsipnya yang terkenal: Only invest in what you understand. *** Ebook Market Planning   edisi Juli 2021 yang berisi analisis arah IHSG, stockpick saham, dan informasi jual beli saham yang penulis lakukan, sudah terbit! Anda bisa  memperolehnya disini , tersedia diskon selama IHSG masih dibawah 6,200, dan gratis tanya jawab saham/konsultasi portofolio untuk member. *** Tapi semuanya berubah di tahun 2016. Pada akhir tahun 2016 tersebut, Berkshire Hathaway (BRK) tercatat memegang 245 juta lembar saham Apple, Inc. (AAPL) dengan nilai pembelian $6.7 milyar, setar

Pendapat Saya Tentang Rencana IPO GoTo

Gambar
Suatu hari di tahun 2008. Harga batubara acuan Newcastle yang sebelumnya sudah cenderung naik sejak awal dekade 2000-an, di sepanjang tahun 2007 kembali naik dengan kencang dari posisi $50-an per ton hingga mencapai all time high $180 per ton pada bulan Juli tahun 2008. Sementara itu saham dari perusahaan batubara terbesar di Indonesia, Bumi Resources (BUMI) , juga melesat dari 900-an di awal tahun 2007 hingga tembus 8,000 pada Februari 2008. Karena disisi lain sahamnya sangat likuid, market cap-nya juga besar (Rp152 trilyun pada harga 8,000. Sebagai perbandingan pada waktu yang sama, market cap Bank BCA/BBCA hanya Rp90 trilyun), dan kinerja keuangannya pada saat itu sangat bagus (sepanjang tahun 2007, BUMI membukukan laba bersih $789 juta berbanding ekuitasnya yang hanya $1.1 milyar), maka jadilah semua orang mulai dari trader receh sampai fund manager besar membeli BUMI, dan BUMI kemudian memperoleh julukan legendaris: Saham sejuta umat . *** Ebook Market Planning   edisi Juli 2021 y