Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

Special Reports: Fakta Keuangan Evergrande Group

Gambar
Tanggal 31 Agustus 2021, China Evergrande Group merilis laporan keuangan semester I 2021, dimana perusahaan menunjukkan penurunan kinerja dari sisi pendapatan, laba operasional, dan juga laba bersih dibanding periode yang sama tahun 2020, namun sekilas kinerjanya tampak tidak terlalu buruk dimana perusahaan masih membukukan laba RMB (Renminbi Yuan) 10.5 milyar, dan ekuitasnya juga masih naik menjadi RMB190.8 milyar. Namun jika kita melihat total liabilitasnya yang mencapai RMB 1,966.5 milyar (setara $304.5 milyar! ), atau lebih dari 10 kali lipat ekuitasnya diatas, maka jelas bahwa untuk ukuran perusahaan di bidang non keuangan, dalam hal ini properti, liabilitas itu terlalu besar. Disisi lain meski perusahaan masih membukukan laba, namun laporan arus kas operasionalnya menunjukkan angka negatif RMB14.8 milyar, berbanding positif RMB 3.6 milyar di periode yang sama di tahun 2020. *** Ebook Market Planning   edisi Oktober 2021 yang berisi analisis IHSG, rekomendasi saham, info jual beli

Prospek Saham Indah Kiat Pulp & Paper (INKP)

Gambar
Hingga Kuartal II 2021, PT Indah Kiat Pulp & Paper, Tbk (INKP) membukukan laba bersih $283 juta, naik hampir 40% dibanding periode yang sama tahun 2020, dan mencerminkan ROE 12.5%. Kemudian yang menarik adalah valuasinya: Pada harga Rp7,400 per saham, PER-nya tercatat 4.9 kali, dan PBV 0.6 kali. Ditambah sahamnya cukup likuid, market cap besar (sekitar Rp40 trilyun), dan di masa lalu sahamnya pernah terbang sampai 20,000 ketika perusahaan memang membukukan kinerja yang sangat bagus di tahun 2018, maka praktis sahamnya sangat bisa dipertimbangkan secara value investing. Nah, tapi INKP ini sebenarnya perusahaan apa sih? *** Ebook Investment Planning   yang berisi kumpulan 30 analisa saham pilihan edisi  Kuartal II 2021 sudah terbit, dan sudah bisa dipesan disini . Gratis tanya jawab saham/konsultasi portofolio, langsung dengan penulis. *** Kalau dari bidang usahanya maka mungkin anda sudah mengetahui bahwa INKP ini adalah perusahaan kertas. Lebih spesifiknya, INKP adalah satu dari

Mengenal FOMO: Awal dari Saham ARB Berjilid-jilid

Gambar
Hingga ketika artikel ini ditulis, saham PT Bukalapak.com, Tbk (BUKA) berada di posisi 840, atau tidak jauh berbeda dari harga IPO-nya di 850. Sehingga terlepas dari kualitas fundamental perusahaannya, bagi investor yang membeli sahamnya ketika IPO maka mereka belum menderita kerugian yang besar. Tapi ceritanya berbeda dengan investor yang FOMO membeli saham BUKA ini pada harga 1,100, 1,200, hingga 1,300, yakni ketika sahamnya langsung ARA ( autoreject atas) pada hari perdagangan pertama dan keduanya, Agustus lalu: Para investor ini belum apa-apa langsung menderita rugi besar, dan kemungkinan sekarang ini mereka sedang kebingungan, apakah BUKA ini sebaiknya di- hold, atau cut loss saja? Dan seringkali, perasaan kebingungan ini lebih mengganggu secara psikologis/lebih bikin stress, ketimbang kerugiannya itu sendiri. *** Ebook Investment Planning   yang berisi kumpulan 30 analisa saham pilihan edisi  Kuartal II 2021 sudah terbit, dan sudah bisa dipesan disini . Gratis tanya jawab saha

Prospek Saham Bank BRI Menjelang, dan Pasca Right Issue

Gambar
Hingga Kuartal II 2021, Bank BRI (BBRI) melaporkan laba bersih Rp12.5 trilyun, naik dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp10.2 trilyun. Namun jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelum pandemi (2019), dimana ketika itu BBRI mencatat laba Rp16.2 trilyun, maka secara agregat kinerja BBRI masih turun dalam dua tahun terakhir, dan penyebab utamanya sama seperti yang juga dialami oleh bank-bank lain: Tingginya rasio kredit macet yang disebabkan oleh belum pulihnya kondisi ekonomi, yang memaksa BBRI membukukan kenaikan signifikan atas cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN). Yup, pada Q1 2020 ini, angka CKPN tersebut mencapai Rp18.8 trilyun, naik dua kali lipat dibanding Q2 2020 sebesar Rp9.4 trilyun, imbas dari persentase kredit macet atau non performing loan  BBRI yang masih agak tinggi yakni 3.3% gross, dan 0.9% net . *** Ebook Investment Planning   yang berisi kumpulan 30 analisa saham pilihan edisi  Kuartal II 2021 sudah terbit, dan sudah bisa dipesan