Buletin Analisis IHSG & Stockpick Saham edisi Desember 2016 sudah terbit! Anda bisa langsung memperolehnya disini, gratis konsultasi tanya jawab saham untuk member, langsung dengan penulis.

Rating Kinerja Blue Chip 9M12

Berikut adalah rating kinerja untuk dua puluh emiten terbesar di BEI dari sisi likuiditas (blue chip), berdasarkan laporan keuangan periode Sembilan Bulan 2012 (9M12). Data diurutkan berdasarkan total nilai perdagangan saham selama periode Kuartal III 2012 (Juli – September 2012), dari yang terbesar hingga yang terkecil:

No.
Ticker
Company
Rating
1
ASII
Astra International
A
2
BBRI
Bank BRI
AAA
3
BMRI
Bank Mandiri
AA
4
TLKM
Telkom
A
5
UNTR
United Tractors
BBB
6
BBCA
Bank BCA
A
7
BUMI
Bumi Resources
-
8
BBNI
Bank BNI
A
9
PGAS
Perusahaan Gas Negara
AA
10
TRAM
Trada Maritime
B
11
SMGR
Semen Gresik
AA
12
GGRM
Gudang Garam
BBB
13
ADRO
Adaro Energy
BBB
14
ITMG
Indo Tambangraya Megah
AA
15
INDF
Indofood Sukses Makmur
A
16
INTP
Indocement Tunggal Prakasa
-
17
ASRI
Alam Sutera Realty
AA
18
ENRG
Energi Mega Persada
-
19
HRUM
Harum Energy
AA
20
KLBF
Kalbe Farma
AA

Catatan: Hingga tabel diatas dibuat, keempat emiten yakni BUMI, INTP dan ENRG belum merilis laporan keuangannya masing-masing.

NB: Ebook kumpulan analisis Edisi 9M12 (Ebook 40) akan terbit tanggal 14 November mendatang. Anda bisa memperolehnya disini. Untuk sampel Ebook bisa didownload disini.

Catatan mengenai Ebook 40: Penulis sejak beberapa bulan terakhir telah menerima banyak sekali masukan yang menyebutkan bahwa jumlah saham yang dianalisis dalam Ebook tersebut sebaiknya dikurangi dan dipadatkan, sehingga hanya membahas saham-saham yang memang berfundamental baik saja (saham-saham yang jelek gak usah dibahas lagi). Karena itulah mulai Edisi 9M12 ini, penulis memutuskan untuk mengurangi jumlah saham yang dibahas dalam Ebook tersebut dari 40 menjadi 30 saham.

Karena berdasarkan pengalaman selama dua tahun terakhir sejak Ebook ini terbit pertama kali di tahun 2010 lalu, saham-saham yang bagus dan bisa direkomendasikan di BEI jumlahnya ternyata nggak mencapai empat puluh saham, melainkan antara dua puluh hingga tiga puluhan (soalnya penulis termasuk agak ketat dalam menentukan kriteria saham yang layak dikoleksi). Jadi mulai edisi kali ini, dari tiga puluh saham yang dibahas, semuanya adalah yang terpilih berdasarkan fundamentalnya. Dengan jumlah saham yang lebih sedikit, maka diharapkan pembahasan untuk tiap-tiap saham akan menjadi lebih padat dan lugas. Thanks!
Share artikel ini melalui (klik salah satu): Facebook Twitter Linkedin

2 komentar:

Anonim mengatakan... Balas

Setuju Pak Teguh!!! Mantapz...
30 lebih baik, yang penting analisanya lebih mendalam dan lengkap.

yosa mengatakan... Balas

Thank you