Buletin Analisis IHSG & Stockpick Saham edisi Desember 2016 sudah terbit! Anda bisa langsung memperolehnya disini, gratis konsultasi tanya jawab saham untuk member, langsung dengan penulis.

Terjemahan Buffett Annual Letter, Special Edition!

Tahun 2014 kemarin adalah tepat 50 tahun sejak Warren Buffett, guru besar dari investor saham di seluruh dunia, mengambil alih kepemilikan sekaligus kepemimpinan di Berkshire Hathaway. Mungkin dalam rangka merayakan 50 tahun tersebut, Buffett kemudian secara pribadi menulis ‘surat’ khusus di Berkshire Hathaway Annual Letter untuk tahun 2014, yang berisi tentang pengalaman serta kebijaksanaannya dalam berinvestasi, yang telah sukses ‘menyulap’ Berkshire dari sebuah perusahaan tekstil yang hampir bangkrut, menjadi sebuah perusahaan konglomerasi yang amat sangat besar.

Selain tulisan khusus oleh Buffett diatas, vice-chairman Berkshire, Charlie Munger, juga menulis artikel yang juga menjelaskan tentang strategi-strategi serta kebijakan Berkshire Hathaway, atau Warren Buffett khususnya, dalam berinvestasi, dan pelajaran apa yang kemudian bisa diambil dari situ.

Nah, kalau anda sudah membaca tulisannya, maka anda akan memperoleh banyak sekali wisdom dan pencerahan yang disajikan, tidak hanya tentang investasi tapi juga tentang bagaimana mengelola perusahaan, bagaimana membentuk karakter seorang investor/CEO, serta tips-tips berharga lainnya dalam berinvestasi.

Sayangnya karena Buffett dan Munger bukan orang Indonesia melainkan Amerika, maka mereka tentu saja menulis suratnya dalam bahasa Inggris, dan juga dengan banyak memasukkan istilah-istilah/peribahasa yang mungkin tidak familiar bagi orang Indonesia kebanyakan. Karena itulah, penulis kemudian membuat versi terjemahan dari annual letter tersebut dalam Bahasa Indonesia, tentunya dengan hasil terjemahan yang enak dibaca. Selain menterjemahkan, penulis juga menyelipkan beberapa komentar penulis sendiri didalam annual letter tersebut, agar keseluruhan tulisannya menjadi lebih mudah dimengerti bahkan untuk investor/calon investor yang masih awam sekalipun.

Warren Buffett bersama seluruh anggota keluarga besarnya. Looks like he's a family man.

Anda bisa memperoleh hasil terjemahan tersebut dalam bentuk ebook (file PDF) dengan cara mendownload-nya disini, gratis! Catatan: Setelah anda membuka link-nya, klik kotak ‘download’ yang berwarna merah muda dan akan muncul iklan tapi abaikan saja (langsung tutup iklannya). Kemudian klik lagi kotak download tadi, masukkan verification code, dan klik ‘download’ sekali lagi.

Tapi jika anda tidak bisa mendownload-nya, maka boleh kirim email dengan subjek ‘Buffett Annual Letter’ ke teguh.idx@gmail.com, dan kami akan mengirim file-nya ke anda melalui email. Tidak ada biaya untuk ini, tetap gratis.

Okay lads, I think that’s all. Untuk artikel selanjutnya akan ditulis minggu depan.
Share artikel ini melalui (klik salah satu): Facebook Twitter Linkedin

8 komentar:

yusak santoso mengatakan... Balas

thx filenya pak..

Anonim mengatakan... Balas

makasi banyak pak teguh..

TOP

Agus Budiono mengatakan... Balas

Terjemahan yang sangat bagus sekali. Catatannya juga sangat membantu. Terima kasih banyak atas usahanya. Semoga memperoleh balasan yang terbaik dari Allah SWT.

Salam.

Anonim mengatakan... Balas

pak teguh, dulu ada annual yg tahun2 lama. kata nya mau dilanjutin pak. kok sampe sekarang blm di publish ? thanks

Anonim mengatakan... Balas

Terimakasih Pak.

Kiriman softcopynya (MAF,Kalkulator,Buffett Annual Letter,Intelligent Investor,Security Analysis) bermanfaat sekali.

Thx.

Unknown mengatakan... Balas

Bagus sekali.

Billy the Pip mengatakan... Balas

Komentar sedikit soal teks foto ya Pak Teguh. Buffet doesn't really fit our definition of 'a family man', karena pernikahan dia berantakan (yang belakangan dia akui sendiri karena kelewat fokus investasi saham). Munger juga pernikahannya berantakan, jadi saya tidak akan terlalu menekankan kehidupan rumah tangga Buffet atau Munger.

Kalau murid Graham yang family man betulan itu Walter Schloss, sampai2 dia rela melepas saham GEICO untuk membiayai kelahiran putranya, Edwin Schloss (yang juga kelak jadi partner fund dia di masa tua), serta hanya mau kerja 9-to-5 biar bisa komit meluangkan waktu sama keluarga. Now Schloss, he is a true superinvestor, and more importantly, a family man, through and through.

Mochamad Adi Lesmana mengatakan... Balas

Thanks pak Teguh