Buletin Analisis IHSG & Stockpick Saham edisi Desember 2016 sudah terbit! Anda bisa langsung memperolehnya disini, gratis konsultasi tanya jawab saham untuk member, langsung dengan penulis.

Panic Selling, Round 2!

Hari ini pasar dibuka anjlok 2.0% ke posisi 4,037, dan bukan tidak mungkin sore nanti IHSG bisa ditutup di posisi three years low dibawah 4,000. So it is official guys, we are in the panic selling round two! Saat ini penulis sedang membuat artikel untuk minggu ini, namun sembari menunggu, mari kita dengar apa komentar anda soal kondisi pasar dalam seminggu terakhir ini, yang dengan sangat cepat turun dari 4,400-an hingga sekarang sebentar lagi tembus dibawah 4,000. Intinya, what happen? IHSG bisa turun sampai posisi berapa? Are we in despair yet? Anda bisa menulisnya melalui kolom komentar dibawah.


Share artikel ini melalui (klik salah satu): Facebook Twitter Linkedin

7 komentar:

Unknown mengatakan... Balas

Panic selling round 2 ini terjadi karena rupiah yg jg dengan cepat naik dan tidak mungkin dalam waktu dekat ini rupiah bisa ke 15.000..apa benar pak Teguh? Terima kasih :)

Unknown mengatakan... Balas

Sya yg pertama kali kuatir akan kondisi ini. Pertama krisis cina sudah lewat, fed rate tetap.
Tapi ihsg masih lanjut melemah. Sedang sya sudah masuk ke saham dgn kondisi 65%. What happen, we are in krisis ekonomi global. I think that.

Anonim mengatakan... Balas

mungkin kali ini yg membuat orang jd putus asa pak Teguh, PANIC SELLING II..

Anonim mengatakan... Balas

Abis panic selling, trus panic buying. Market selalu begitu. Ingat pesen opa benjamin graham. "Most of the time common stocks are subject to irrational and excessive price fluctuation in both directions as the consequence of the ingrained tendensy of most people to speculate or gamble"

bambang nuryanto mengatakan... Balas

siap siap belanja...

I Gede Kukuh Adi P. mengatakan... Balas

Kalo market panic selling, ya saya panic bongkar celengan Pak..

Kita engga bisa nebak bottom market dimana, yg ada kita kembali ke fundamental perusahaannya.. So far yg saya pegang sesuai dengan tujuan investasi saya di saham..

Jadi kalo lagi pannic selling ya saya panic buying (kalo ada duit) 😹

Kalo saat panic selling gini kita baru sadar pentingnya money management.. :)

Kevin Giovanni mengatakan... Balas

Utk saham TAXI kenapa anjlok sampai harga 290 ya pak Teguh? Apakah karena ada masalah dgn perusahaan, atau hanya karena grup Express pny hutang USD yang sangat besar saja?