IHSG: Analisis Pergerakan

Senin ini, tanggal 17 Juni 2013, IHSG melanjutkan rebound-nya dan ditutup naik tipis 0.3% ke posisi 4,774. Jika dihitung dari posisi bottomnya yaitu 4,608 pada hari Kamis lalu, maka IHSG sudah rebound 3.6%. However, kalau dihitung dari posisi puncaknya yakni 5,251, maka IHSG pada saat ini masih terkoreksi sebesar 9.1%, alias masih cukup dalam. Hal inilah yang kemudian menimbulkan pertanyaan besar di kalangan pelaku pasar: Apakah koreksi market yang terjadi sejak awal Juni lalu sudah selesai, ataukah masih bakal terjadi koreksi lanjutan?

Semen Baturaja

IPO Semen Baturaja (kodenya belum ditentukan, jadi kita sebut saja ‘Baturaja’) di akhir Juni mendatang menjadi menarik untuk diperhatikan karena setidaknya dua hal. Yang pertama adalah kesuksesan dari IPO BUMN sebelumnya, Waskita Karya (WSKT), yang terus saja naik dari harga perdananya di 380 hingga sempat menyentuh 1,080 sebagai posisi tertingginya, sehingga ada ekspektasi bahwa Baturaja pun mungkin akan mengalami hal yang sama. Dan yang kedua adalah karena timing IPO-nya bertepatan dengan momentum kenaikan saham-saham infrastruktur, termasuk duo saham semen yakni INTP dan SMGR, sehingga Baturaja sebagai saham semen juga memiliki peluang untuk langsung menyusul dua seniornya tersebut. Benarkah demikian? Well, memang itulah yang akan kita bahas disini. Here we go!

My Interview with Warren Buffett

Hello Sir, my name is Teguh Hidayat, I am a stock investor from Indonesia. Can I have your time for just a minute? I would ask some questions which I am sure you have the answer.

Sentul City

Sentul City (BKSL) adalah perusahaan pengembang kawasan township (kota pemukiman terpadu) dengan nama yang sama dengan nama perusahaannya, yakni Sentul City, berlokasi di Kawasan Sentul, Bogor. BKSL mulai membangun Sentul City ini sejak tahun 1994, tapi perkembangannya baru terasa dua tiga tahun terakhir ini. Selain Sentul City, hingga saat ini BKSL belum memiliki township lainnya lagi. Meski begitu, Sentul City sendiri merupakan township yang cukup luas, yakni lebih dari 1,415 hektar, atau kurang lebih setara dengan BSD City seluas 1,300 hektar (Belum termasuk landbank. Kalau memperhitungkan landbank-nya, luas Sentul City adalah 3,100 hektar, sementara BSD City 6,000 hektar, dan karenanya BSD City boleh disebut sebagai township terbesar di Indonesia).

Mengenal 'Landbank', dan Aset Real Estate

Di artikel sebelumnya tentang landbank, ada yang menanyakan, bagaimana bisa harga rata-rata landbank milik Bumi Serpong Damai (BSDE) cuma Rp189,000 per meter persegi? Rasa-rasanya itu nggak mungkin lah, mengingat harga tanah di BSD City minimal jutaan Rupiah, atau bahkan ada yang mencapai puluhan juta Rupiah per meter persegi. Demikian pula dengan landbank milik Alam Sutera Realty (ASRI), apa bener harga rata-ratanya cuma Rp309,000 per meter? Sementara tanah kavling di kawasan Alam Sutera saja harganya ada yang diatas sepuluh juta per meter.

Seminar! 1 juni 2013

Dear investor, penulis kembali menyelenggarakan seminar edukasi investasi di Jakarta, yang kali ini akan membahas dua poin pokok. Satu, terkait manajemen psikologis dalam berinvestasi. Dua, penulis akan meng-share metode cepat yang biasa penulis lakukan selama ini dalam melakukan screening (seleksi) saham secara fundamental, untuk menemukan saham-saham bagus yang mungkin masih belum dilirik orang (sehingga kita bisa curi start dengan masuk duluan).