Buku Kumpulan Analisis Saham-saham Pilihan Edisi Kuartal I 2017 akan terbit hari Senin, 8 Mei 2017 mendatang. Anda bisa memperolehnya disini.

Buletin Bulanan Analisis IHSG & Stockpick saham edisi Mei 2017 akan terbit tanggal 1 Mei mendatang. Anda bisa memperolehnya disini, gratis konsultasi saham langsung dengan penulis untuk member.

Ebook Analisis Kuartal I 2017

Dear investor, seperti biasa setiap kuartal alias tiga bulan sekali, penulis membuat buku elektronik (ebook, dengan format PDF) yang berisi kumpulan analisis fundamental saham, yang kali ini didasarkan pada laporan keuanga para emiten untuk periode Kuartal I 2017. Ebook ini diharapkan akan menjadi panduan bagi anda (dan juga bagi penulis sendiri) untuk memilih saham yang bagus untuk trading, investasi jangka menengah, dan panjang.

Hasil Pilkada DKI Jakarta, dan IHSG

Pada Rabu tanggal 19 April lalu, tepatnya sore harinya setelah hasil quick count menunjukkan bahwa pasangan Anies – Sandi menang Pilkada DKI Jakarta, penulis langsung menerima banyak email pertanyaan, bagaimana kira-kira IHSG besok? Sebab mayoritas pelaku pasar -meski tentu nggak semuanya- berharap pasangan Ahok – Djarot yang menang. Jadi ketika ternyata Anies yang menang, atau dengan kata lain harapan tadi tidak terwujud, maka itu seperti kita harap-harap cemas menunggu laporan keuangan terbaru perusahaan, dan ternyata hasilnya malah rugi.

Prospek Batubara: Update Kuartal I 2017

Salah satu sektor yang penulis prediksi, atau lebih tepatnya penulis harap bakal hot tahun 2017 ini adalah sektor komoditas, tepatnya batubara, dan terkait hal ini sudah penulis bahas berkali-kali di banyak artikel di blog ini sejak September – Oktober tahun 2016 lalu. Kabar baiknya, berdasarkan kinerja terbaru untuk periode Kuartal I 2017 dari emiten Grup Astra yang bergerak di bidang batubara, yakni United Tractors (UNTR) (laporan keuangannya baru keluar kemarin banget), maka sepertinya harapan tersebut menjadi kenyataan, karena UNTR membukukan kenaikan laba bersih hingga lebih dari dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun 2016.

Investasi Saham: ‘Kaya Sambil Tidur’

Rabu kemarin penulis mengantar keluarga bermain ke Kidzania di Mall Pacific Place, Jakarta. Semalam sebelumnya, ada satu peristiwa menarik: Anak-anak diberi tahu oleh ibu mereka untuk tidur cepat, karena besok harus bangun pagi-pagi agar tidak terlambat berangkat. Dan si teteh beserta adiknya, yang biasanya baru tidur sekitar pukul 8 - 9 malam, malam itu benar-benar tidur cepat dan mereka berdua sudah terlelap sekitar pukul 7.30, dan baru bangun lagi besok paginya.

Soechi Lines

IHSG, seperti yang anda ketahui, dalam sebulanan terakhir terus bergerak naik ke level rekor tertingginya, atau istilahnya break new high, dan kalau anda baca-baca lagi tulisan di blog ini sejak Desember 2016 lalu (mulai dari artikel yang ini tentang Aksi Damai 212, hingga terakhir soal kunjungan Raja Salman) maka kenaikan IHSG ini tidaklah mengejutkan, karena sejak awal sudah banyak tanda-tandanya. Dalam kondisi ini maka hampir semua saham bagus di BEI berlomba-lomba untuk naik, sebagian diantaranya bahkan sudah naik sejak Januari kemarin, sehingga jika anda sudah ambil posisi sejak akhir 2016 lalu maka sekarang ini porto anda seharusnya sudah membukukan keuntungan yang cukup baik.

Buana Listya Tama

Buana Listya Tama (BULL) merupakan contoh bagaimana saham yang dulunya sempat mati suri selama bertahun-tahun, biasanya karena perusahaannya memang bermasalah, tapi karena selanjutnya pihak manajemen sedikit demi sedikit mampu menyelesaikan masalahnya tersebut, maka akhirnya sahamnya juga mampu bangkit lagi. Nah, ketika ketemu ‘saham zombie’ seperti ini, biasanya value investor punya peluang. Sebab ketika sebuah perusahaan terkena masalah yang serius, entah itu gagal bayar utang, perusahaannya berhenti beroperasi dst, maka sahamnya juga praktis bakal terjun bebas hingga ke posisi yang amat sangat rendah (kadang sampai di-suspend), sehingga valuasinya menjadi amat sangat murah.

Seminar Value Investing: Jakarta, 1 April 2017

Dear investor, penulis (Teguh Hidayat) menyelenggarakan training/seminar/workshop investasi saham dengan tema ‘Value Investing – Buy at Lowest Price, Sell at Highest’, di Jakarta. Acara ini juga merupakan kesempatan untuk gathering bagi teman-teman sesama investor saham di Jakart (atau dari luar kota juga boleh hadir). Berikut keterangan selengkapnya:

Pertanyaan Investor Pemula, dan Jawabannya

Pak Teguh, Belakangan ini saya perhatikan DJ Coal Index dalam tren bearish..terakhir sudah ada di posisi terendah 38, apakah pertanda saham batubara sudah mulai pembalikan arah? Semalam oil juga anjlok 5 persen! Seberapa besar impactnya terhadap IHSG?

Kunjungan Raja Salman, IPO Aramco, Harga Minyak, dan.. Batubara?

Ada yang menarik ketika Raja Salman dari Arab Saudi mengunjungi Indonesia, dan itu tentu saja bukan ketika beliau bersalaman dengan Gubernur DKI, dimana ceritanya sempet heboh kemarin. Melainkan, kunjungan sang Raja ke Indonesia merupakan rangkaian tour ke beberapa negara Asia. Yup, selain Indonesia, Raja Salman sebelumnya sudah ke Malaysia, dan selanjutnya beliau bakal ke Brunei, Jepang, China, hingga Maladewa. Untuk Indonesia sendiri, ini adalah kali pertama seorang Raja Arab berkunjung kesini dalam 47 tahun terakhir. Pertanyaannya, apa tujuannya?

Prospek Batubara dibanding CPO, Minyak, Nikel dll

Beberapa waktu lalu seorang temen komplain, ‘Pak Teguh tanya dong, itu saham Elnusa (ELSA) kenapa turun terus yak? Padahal saya denger katanya harga minyak naik, tapi kenapa kok ELSA malah turun???’ Nah kalau dapet pertanyaan seperti itu maka biasanya penulis jawabnya normatif saja, ‘Soal kenapa sahamnya turun, saya gak tau pak, tapi sejak awal fundamental ELSA gak begitu bagus. Kenaikan harga minyak juga mungkin gak begitu ngaruh, karena waktu harga minyak sedang tinggi-tingginya di tahun 2011 sekalipun, ELSA waktu itu malah merugi.’