Ebook Kumpulan Analisis 30 Saham Pilihan ('Ebook Kuartalan') Edisi Kuartal II 2018 sudah terbit! Anda bisa langsung memperolehnya disini.

Jadwal Seminar: Value Investing Pension Class: Cara mempersiapkan Dana Pensiun Melalui Investasi Saham, Menggunakan Kaidah Value Investing. Jakarta, Sabtu 1 September 2018. Info selengkapnya baca disini.

Ciri-Ciri Investor Saham

Sebagai investor saham berpengalaman, apa saja ciri-ciri khas yang anda miliki, baik itu terkait aktivitas anda di stock market maupun di kehidupan sehari-hari, yang membedakan anda dengan trader saham/orang lain pada umumnya, dan terutama jika dibandingkan dengan anda sendiri ketika dulu masih newbie?

1. ....
2. ....
3. ....
4. Dst

Anda bisa menjawabnya melalui kolom komentar dibawah, lengkap dengan penjelasannya. Sebagai contoh:

1. Sabar & santai. Dulu saya beli saham jam 9.00 pagi, jam 9.05 sudah dijual. Sekarang saya bisa hold saham yang sama selama berbulan-bulan, atau lebih lama lagi,
2. Dst.


Jadwal Seminar Value Investing: Advanced Class. Bali, Rivavi Hotel Pantai Kuta, 28 April (masih available). Keterangan selengkapnya baca disini.

Follow/lihat foto-foto penulis di Instagram, klik 'View on Instagram' dibawah ini: Instagram
Share artikel ini melalui (klik salah satu): Facebook Twitter Linkedin

19 komentar:

mukagrafik mengatakan... Balas

1. dulu cutloss 3% ampe ga bisa tidur. skrg cutloss 20% sante aja.
2. dulu cuan 5% serasa jadi raja sehari. skrg cuan 5% spt makanan nyangkut di gigi doang

������

Anonim mengatakan... Balas

Pak Teguh, kapan mengadakan lagi workshop Value Investing Basic Class?

www.sahambumn.com mengatakan... Balas

Rajin baca laporan keuangan, menghitung PER dan PBV, itupun per triwulan. Selebihnya SATE (sabar dan tenang)

Anonim mengatakan... Balas

@mukagrafik:
spot on

Anonim mengatakan... Balas

1. Dulu beli govt bond yang kupon nya 7% per tahun, merasa ok. Sekarang return rate 14% aja terasa super kurang

2. Dulu deg2an kalau harga stock turun, sekarang jadi kesempatan untuk averaging

3. Dulu resah kalau IHSG turun tajam, sekarang pingin IHSG TURUN lebih banyak lagi biar bisa beli murah

ryo mengatakan... Balas

3. bisa tidur nyenyak

reza tagaya florindo intl mengatakan... Balas

Rajin baca informasi emiten, sabar dan tenang, setia pegang dan yakin prospek bisnis emiten terus tumbuh, percaya pada direksi yang professional menjalankan bisnisnya..

Mamoru mengatakan... Balas

1. Dulu ada uang cash, langsung belanja saham apa aja. Sekarang ada uang cash milih milih saham kalau nggak ada yg cocok, ya nggak belanja.
2. Dulu saham gap up langsung ikutan beli. Sekarang liat TA dan fundamentalnya.
3. Dulu sahamnya naik langsung galau. Jual apa nggak. Sekarang saham naik langsung cek TA. Kalau masih ok hold. Kalau nggak jual

tomy nugroho mengatakan... Balas

1. makin semangat kalo indeks lagi turun
2. bisa sabar kalo harga saham pegangan naik turun, selama laporan keuangan bagus, ga ada berita negatif (misal kasus hukum), ya cuek aja.
3. tiap ketemu rekomendasi saham pesanan di media online, jadi paham mesti ngapain. dilihat dulu laporan keuangannya, kalo bagus dan harga dikasi cocok, ya dibeli. kalo engga cuekin aja.
4. waktu ga tersita hanya ke saham, bisa tetap fokus ke kegiatan lain, mau nguli kantoran, jualan online, baca buku ato jagain anak.

Celina mengatakan... Balas

1. happy klo ada saham yg turun,jd moment belanja yg di tunggu2 (saham yg fundamental ok)

2. hold saham yg bagus sampai bertahun2 n enjoying dividend.

3. klo ada duit ditabung dulu, pas saham turun baru belanja, sabar menanti golden moment..

Unknown mengatakan... Balas

Dulu ane rajin denger n baca rekomendasi analis entah di radio pas fm atau media kontan, sekarang mah EGP (emang gw pikirin) wkwkwkwkwk...
Gw udeh punya kriteria sendiri buat make deccision...
And dulu cuan sehari 5 pct serasa terbang ke nirwana.. zaman now profit setahun 100-200 pct yah berasa sesuai dengan peer yg gw kerjakan sebelum membeli saham

Anonim mengatakan... Balas

Suka buka app RTI di hp

yoga mengatakan... Balas

baca seluk beluk emiten....temukan good company dgn good FA,masuk dgn TA
sediakan modal...simpan big cash untuk beli saat crash besar berakhir
HOLD...profit dan dividen ambil seperlunya

Heru Sundoro mengatakan... Balas

1. Dulu galau dengan fluktuasi harga saham sekarang kalem
2. Dulu langsung sikat sana sini, sekarang slow motion
3. Dulu tergantung rekomendasi sana sini, sekarang mandiri
4. Dulu demen mantengin layar OLT sekarang cepet bosen liat OLT, mendingan santai bareng anak2.

agus xaverius mengatakan... Balas

Akhir nya, kelar juga baca blog ini dari awal ampe akhir..

Btw, makasih Pak Teguh untuk ebook nya..
Sekarang saat nya baca buku itu..

Beruntung sekali sebelum mulai masuk saham, saya sudah pernah trading forex, dan saat ini di crypto currency..

Jadi setidak2nya mental dan teknikal saya sudah teruji..

Tinggal perdalam fundamental terkait saham aja..

Terima kasih Pak Teguh untuk ulasan2 bermanfaatnya selama ini.. :)

Analisis Saham Fundamental mengatakan... Balas

1. Dulu saya orangnya setiap market buka langsung hajar klik sana sini sekarang stay cool and keep calm,, beli ketika memang sudah riset sebelumnya jauh-jauh hari hasilnya jauh lebih profit
2. Dulu punya saham "kesayangan" yang gak pernah diapap2in kalo belum balik modal sekarang belajar untuk rebalancing portofolio sesuai dengan arah market
3. Dulu bingung mau fokus belajar strategi saham yang seperti apa sekarang sudah fokus hanya di fundamental dan combine dengan teknikal

Saham Indonesia mengatakan... Balas

1. Lebih disiplin dalam menjalankan cutloss.
2. Pengaturan psikologi yang lebih baik (walaupun tetap ada rasa stress juga bila lihat saham di porto ada yang -20%).
3. Sadar bahwa saham tidak bisa membuat kaya secara instan.

Anonim mengatakan... Balas

Kinerja itu saja yang jadi pertimbangan saya, selama kinerja baik semua berjalan lancar, selebihnya baca berita dari saham yang saya pegang dan saham lain untuk mengecek sejauh mana perkembangan perusahaan. Untuk selebihnya tidur siang dan pergi pergi ala pengangguran.. Hehe,

Anonim mengatakan... Balas

@mukagrafik: hahaaa saya bingiits.. kena nuh mantaaap