Channel Telegram Avere Copytrade

Hingga akhir September 2026, Avere mencatat profit +40.9% termasuk dividen berbanding kenaikan IHSG +1.0%, dihitung sejak 12 Juni 2026. Penjelasannya baca disini.

Penulis (Teguh Hidayat) di Aiguille du Midi (kaki Gunung Mont-Blanc), Perancis, Tahun 2026.

***

Channel Telegram Avere Copy Trade (ACT)

Dear investor, penulis menyelenggarakan Channel Telegram Avere Copy Trade, disingkat ACT, yang akan menyajikan insight sebagai berikut:

  1. Informasi open portfolio terkait saham-saham apa saja yang kami pegang di Bursa Efek Indonesia (BEI), lengkap dengan info harga beli, jumlah lembar saham, nilai pembelian, dan nilai profit/loss dari tiap-tiap saham.
  2. Catatan awal bulan yang berisi update kinerja porto, rencana investasi termasuk daftar saham incaran (watchlist), update analisa situasi pasar dan prediksi arah IHSG, update analisa & strategi untuk saham-saham yang dipegang, serta info-info lainnya yang dianggap penting.
  3. Info setiap kali kami membeli atau menjual saham tertentu, termasuk posisi porto terbaru setelah transaksinya dilakukan, sehingga anda tinggal mengikutinya saja (copytrade). Dan terakhir
  4. Update informasi setiap kali muncul berita atau terjadi peristiwa penting terkait saham tertentu dan/atau pasar saham Indonesia secara umum, lengkap dengan analisanya dari sudut pandang fundamental.

Channel Telegram ACT ini akan menyajikan update kinerja rekening cermin milik Avere Investama dengan nilai awal Rp1 miliar, dibandingkan dengan kinerja IHSG.

Berikut biayanya:

  • Satu bulan Rp300,000
  • Tiga bulan Rp750,000
  • Enam bulan Rp1,500,000
  • Satu tahun Rp3,000,000
Special Discount: Dengan mempertimbangkan kondisi pasarnya yang masih sulit, maka selama IHSG masih dibawah 7,000, biayanya disubsidi menjadi sbb:
  • Satu bulan Rp200,000
  • Tiga bulan Rp500,000
  • Enam bulan Rp1,000,000
  • Satu tahun Rp2,000,000

Dan berikut cara subscribe:

1. Transfer ke (pilih salah satu):
    Bank BCA no rek 139.229.1118               
    Bank Mandiri no rek 132.000.7062.087
    Bank BNI no rek 193.875.1750
    Bank BRI no rek 0137.0101.0657.539    
    semuanya atas nama Teguh Hidayat

2. Segera kirim email ke teguh.idx@gmail.com dengan subjek Daftar ACT, dan isi: Nama lengkap anda, username telegram, jumlah transfer, dan bank tujuan transfer. Contoh: Cristiano Ronaldo, CR7, 200,000, BCA (tidak perlu melampirkan bukti transfer karena kami bisa cek via internet banking).

3. Anda akan menerima email konfirmasi bahwa pembayaran anda sudah diterima, yang sekaligus berisi link untuk bergabung dengan Channel Telegram ACT. Selanjutnya, enjoy!

***

Bonus Konsultasi Gratis: Sebagai subscriber maka anda bisa bertanya apa saja terkait analisa saham, arah IHSG, dan konsultasi portofolio, langsung dengan penulis (Teguh Hidayat). Anda juga akan menerima rekap mingguan yang berisi pertanyaan-pertanyaan konsultasi saham beserta jawabannya, untuk memperkaya informasi serta insight investasi yang anda miliki.

***

Catatan penting, harap baca dengan teliti sebelum memutuskan untuk bergabung:

  1. Mengingat channel telegram ini akan lebih banyak sharing analisa serta strategi investasi ketimbang edukasi tentang pasar saham itu sendiri, maka calon subscriber diharapkan sudah berpengalaman selama setidaknya 1 - 2 tahun sebagai trader/investor saham. Sedangkan bagi investor pemula maka bisa ikut Ebook Investment Planning (EIP) terlebih dahulu.
  2. Kami lebih banyak buy and hold dan jarang transaksi jual beli saham, sehingga anda hanya akan menerima info jual/beli saham sebanyak 5-6 kali setiap bulannya, atau kurang dari itu.
  3. Untuk mencegah herding behavior, maka setiap kali kami menjual atau membeli saham maka infonya akan disampaikan pada sore hari setelah pasar tutup pukul 16.00 WIB, tapi masih di hari yang sama.
  4. Setiap kali kami menginfokan menjual saham tertentu maka terdapat risiko harganya akan langsung turun sebelum anda sebagai subscriber ikut menjualnya (meski tidak selalu, terkadang bisa juga saham yang dijual justru naik), dan situasi tersebut diluar kendali kami. Jadi sebelum anda ikut membeli saham-saham yang kami pegang maka pertimbangkan terlebih dahulu risiko tersebut.
  5. Ketika kami jual saham maka posisinya tidak selalu profit taking, melainkan bisa juga cut loss. Jadi ini juga harus dipertimbangkan sebelum anda memutuskan untuk bergabung.
Pembatasan Jumlah Subscriber: Jika jumlah subscriber sudah mencapai angka tertentu yang cukup besar hingga bisa mempengaruhi harga-harga saham di BEI, maka pendaftaran untuk subscriber baru akan ditutup.

***

Info Masa Subscribe: Jika anda subscribe pada tanggal 1 s/d 15, maka masa subscribenya akan sudah dianggap satu bulan pada akhir bulan yang bersangkutan. Sedangkan jika anda subscribe pada tanggal 16 s/d 31, maka masa subscribenya dianggap untuk bulan berikutnya. Contoh: Anda subscribe untuk 1 bulan pada tanggal 5 Januari, maka habisnya pada tanggal 31 Januari. Sedangkan jika anda subscribe untuk 1 bulan pada tanggal 20 Januari, maka subscribenya dianggap untuk bulan berikutnya (Februari), dan habisnya pada tanggal 28 Februari.

Hati-hati Penipuan: Channel Telegram ACT ini hanya ditawarkan melalui www.teguhhidayat.com, dan tidak dijual melalui Shopee atau tempat lain manapun. Jika anda menemukan produk analisa ini di ecommerce, baik sebagian maupun seluruhnya, maka itu bukan kami (Teguh Hidayat/Avere Investama), melainkan pihak yang tidak dikenal yang menjual secara ilegal. Mohon hati-hati. Nomor rekening kami hanya yang disebut diatas, atas nama Teguh Hidayat (tidak menerima pembayaran via QRIS), dan kontak WhatsApp resmi kami juga hanya 082110011100 (Yanti).

Ada pertanyaan? Kontak WhatsApp 082110011100 (Yanti). Atau kirim email pertanyaan ke teguh.idx@gmail.com (Teguh Hidayat sendiri) dengan subjek Tanya ACT.

ARTIKEL PILIHAN

Ebook Investment Planning Q3 2026 - Terbit 9 November

Live Webinar Saham Indonesia: Peluang Multibagger! Sabtu 29 Agustus

Daftar Saham Yang Diuntungkan Program MBG

Kabar Baik Untuk Pemegang Saham BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI

Daftar Saham Batubara Yang Masih Undervalued, Potensi Naik Banyak

Prospek Saham Bank BSI (BRIS): Sudah Murah?

Harga Emas Masih Akan Lanjut Naik? Bagaimana Dengan Bitcoin?